SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Berdayakan Warga, Pertamina Latih Kader Kampung Safety

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Kamis , 13 September 2018 19:40
Berdayakan Warga, Pertamina Latih Kader Kampung Safety

Suasana pelatihan kader Safetyman di Kampung Safety Pertamina, TBBM Makassar, Kamis (13/9).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM –  Kelurahan Tamalaba dan Kelurahan Pattingalloang di Kecamatan Ujung Pandang telah menjadi percontohan Kampung Safety Pertamina sejak Tahun 2017. Karena daerah ini merupakan wilayah Ring I Terminal BBM Makassar, yang sangat padat penduduk dan rawan bencana resiko tinggi khususnya kebakaran.

Program Kampung Safety Pertamina yang berbasis partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana kebakaran ini telah berhasil melahirkan 30 kader Safetyman di kedua kelurahan tersebut. Para kader Safetyman ini adalah warga yang khusus diajarkan mengenai aspek safety, berikut pencegahan dan penanganannya.

Pjs. Operation Head TBBM Sjamsir dan Unit Manager Communcation & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo, mengatakan, program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina ini bertujuan untuk mengedukasi dan menyediakan sistem tanggap darurat bencana dan pencegahan kebakaran. Dalam mencapai tujuan tersebut, Pertamina terus melakukan berbagai upaya termasuk memberikan berbagai pelatihan untuk seluruh kader Safetyman di Kampung Safety Pertamina.

“Sebagai bentuk upaya peningkatan program, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII mengadakan pelatihan serta penyerahan peralatan perawatan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) bagi 18 kader Safetyman dari Kampung Safety Pertamina,” ungkapnya, Kamis (13/09).

Sebelumnya di awal program tahun 2017 lalu, lanjut Roby, Pertamina telah memberikan pelatihan terkait penanganan kebakaran berupa Fire Drill dan Basic Life Support. Disamping itu, Pertamina juga sudah membekali paket safety signage dan  Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta Alat Pelindung Diri (APD)   bagi para kader Safetyman.

Pelatihan APAR tersebut, tutur Roby bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi  kader Safetyman, agar mereka nantinya dapat memiliki usaha perawatan peralatan APAR bersama. “Jadi para kader nantinya akan mempunyai penghasilan dari usaha pengisian dan perawatan APAR yang mana konsumennya berasal dari TBBM Makassar dan MOR VII,” jelasnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 8 kader Safetyman Kelurahan Tamalaba dan 10 kader Kelurahan Pattingalloang. Dalam pelatihan ini para peserta diberikan pelatihan teori APAR dan pemeliharaannya, serta pelatihan teknis pemeliharaan APAR jenis Powder oleh pemateri dari lisensor ANSUL Indonesia, PT Maste Dayaa.

“Usai pelatihan ini, para peserta juga akan difasilitasi untuk pembentukan kelompok usaha jasa pemeliharaan APAR, pemberian bantuan peralatan dan fasilitas pendukung, serta pendampingan kelompok. Disamping menambah pendapatan warga khususnya para kelompok Kader Safetyman, program pelatihan ini juga diharapkan dapat mendukung kemampuan para Safetyman dalam sistem tanggap darurat bencana di Kampung Safety,”  ujar Roby. (*)


Tag
div>