SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Berimbas pada Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Parepare, Pemkot Permudah Izin PIBP

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 09 April 2018 13:36

– Pasar Beras Terbesar di Indonesia Berkapasitas 100 Ton

PAREPARE, RAKSUL.COM- Pemerintah Kota mendukung wacana kehadiran Pasar Induk Beras Parepare (PIBP). Dukungan berupa komitmen memberikan kemudahan dalam pengurusan izin ini, lantaran Pemkot berkeyakinan, dengan kehadiran PIBP dapat membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Soal regulasi dan perizinan Pemkot Parepare berkomitmen membantu dengan berbagai kemudahan. Dengan adanya PIBP juga akan berimbas positif pada perekonomian masyarakat dan bisa membuka lapangan kerja di Parepare,” ujar Lutfie Nasir, Pjs Wali Kota Parepare.

Lutfie menambahkan, PIBP akan menjadi pasar beras terbesar di Indonesia karena kapasitasnya mencapai 100 ribu ton. Jauh lebih besar dibanding PIB Cipinang, Jakarta Timur, yang daya tampungnya hanya berkisar 40 ribu ton.

Selain itu, Lutfie juga menyarankan agar akses jalan di kawasan gudang Bulog lebih diperluas.

“Kalau akses jalannya diperluas, masyarakat juga lebih leluasa, khususnya saat terjadi kepadatan aktifitas kendaraan oengangkut beras yang sedang keluar masuk,” lanjutnya.

Pembangunan PIBP itu sendiri ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kasub Divre Bulog Parepare, Asmal dengan dengan PJS Wali kota Parepare, Lutfie Natsir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kementrian Perdagangan Direktur Pemasaran Mendag beberapa waktu lalu, di Baruga Pattingalloang Rujab Gubernur Sulsel.

Lutfie menjelaskan, Kementerian Pedagangan menunjuk Kota Makassar dan Parepare sebagai lokasi rencana pembangunan Pasar Induk Beras. Namun, katanya, prioritas utama pembangunan akan dilakukan di Parepare.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Komersial Bulog, Imam Subowo. Iya mengatakan, untuk langkah awal percepatan Pasar Induk Beras, konsentrasi pembangunan pertama akan dilakukan di Parepare.

“Parepare dinilai representatif baik lokasi maupun infrastruktur yang tersedia. Termasuk aspek gudang dengan kapasitas 100 ribu ton, ketersedian beras dan penunjangnya.

Ditargetkan, Pasar Induk Beras akan mulai beroperasi pada Agustus mendatang dan akan rencananya akan diresmikan oleh Presiden Jokowi. (MP1)


div>