RABU , 14 NOVEMBER 2018

Berisi 12 Penumpang, Mobil Ini Tergulingguling Masuk Jurang

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 17 April 2017 10:59
Berisi 12 Penumpang, Mobil Ini Tergulingguling Masuk Jurang

TERBALIK: Mobil Elf yang mengangkut rombongan Pemuda Desa asal Lamongan dan Gresik saat dievakuasi petugas pasca terjebur jurang. (RELAWAN PMI KABUPATEN FOR JAWA POS RADAR MOJOKERTO)

RAKYATSULSEL.COM – Seperti adegan film, sebuah Elf bermuatan 12 penumpang tergulingguling masuk jurang di kawasan Jalur alternatif kawasan pegunungan Mojokerto-Batu lewat Sendi. Mobil sarat penumpang itu terjebur jurang sedalam 10 meter di jalur Desa Sendi, tepatnya di titik HMD, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (16/4) petang. Untungnya para penumpangnya yang merupakan rombongan pemuda desa asal Gresik dan Lamongan selamat.

Meski tak ada korban jiwa, namun 12 penumpang mengalami lukaluka dan langsung dilarikan ke RS Sumberglagah, Kecamatan Pacet. Dari informasi yang diterima Jawa Pos Radar Mojokerto, kecelakaan ini bermula saat rombongan melintasi jalur Sendi menggunakan mobil Elf warna orange nopol S 7033 W. Mereka melaju cukup kencang dari arah Batu. Mereka dalam perjalanan pulang ke Gresik dan Lamongan.

Namun, setibanya di lokasi kejadian, laju mobil yang dikemudikan Rozaq, 26, tibatiba oleng. Mobil lalu meluncur deras tak terkendali sepanjang 20 meter dari titik pertama mengalami out of control. Tanpa diduga Rozaq, sopir, membanting setir ke kanan menghindari pengendara lain yang ada di depannya. Akibatnya, mobil menabrak pembatas jalan dan langsung meluncur deras ke dalam jurang berundak itu. Mobil lalu terguling beberapa kali bersamaan dengan 12 pemuda di dalamnya menerobos pepohonan.

Kendaraan baru berhenti saat moncong atau bagian depan mobil menabrak akar bambu yang roboh. ’’Pada pukul 17.30 atau saat hari sudah petang, kendaraan Elf ini melintas dari arah selatan atau Malang akan ke Gresik,’’ kata Ipda Bachtiar, kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto, saat dikonfirmasi Minggu (16/4).

Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP sementara, penyebab kecelakaan kendaraan Elf mengalami rem blong.  Lantaran panas setelah melintasi jalur yang terkenal angker ini. Padahal, sejumlah rambu-rambu peringatan telah dipasang petugas di sejumlah titik sebagai tanda hati-hati bagi pengendara kendaraan roda dua dan empat saat melintas. Sebab, kontur jalan yang menurun dan menanjak rentan menyebabkan rem aus hingga mengakibatkan kecelakaan. ’’Yang mengakibatkan rem blong dan lepas kendali sampai akhirnya terjatuh di turunan AMD ini,’’ tambahnya.

12 pemumpang tersebut diketahui merupakan rombongan pemuda asal Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Gresik, sebanyak 7 orang, dan 5 lainnya berasal Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, Lamongan. Mereka diketahui rombongan wisatawan yang baru saja mengunjungi kawasan pantai Goa China Kabupaten Malang sejak Jumat (14/4).

Namun, saat menuju kepulangan mereka ke Gresik, rombongan tiba-tiba berinisiatif melewati jalu Cangar yang terkenal curam dan tajam. Namun sebelum melintasi, mereka juga sempat mampir ke Pemandian Air Panas di kawasan Cangar, Batu. Proses evakuasi sempat mengalami kendala lantaran tubuh Rozak dan kernetnya Fikri Afandi, terjepit di bagian depan mobil yang tertahan akar pohon bambu. Hingga sejam kemudian, kedua korban bisa diangkat dan langsung dilarikan ke RS Sumberglagah untuk menjalani perawatan intensif.

Dari hasil perawatan sementara, 12 korban rata-rata menderita luka-luka di bagian kepala dan patah tulang di bagian tangan kanan dan bahu setelah dievakuasi relawan PMI Kabupaten Mojokerto. Sedangkan bangkai mobil Elf, hingga berita ini diturunkan masih dalam proses evakuasi petugas kepolisian. ’’Semuanya sudah kami bawa ke RS Sumberglagah untuk menjalani perawatan intensif,’’ pungkasnya.


div>