RABU , 14 NOVEMBER 2018

Berita Capres

Reporter:

Editor:

Iskanto

Senin , 10 September 2018 14:54
Berita Capres

Saleh Mude

Untuk memahami dunia perpolitikan di Indonesia tidak perlu kuliah S-3.” Andi Wahyu Wibisana,2013.

Kalimat di atas terucap ketika saya masih bekerja di PT Pupuk Kaltim. Itu ucapan guyonan sahabat saya, Andi Wahyu Wibisana, pakar hukum ekonomi dan perseroan.

Ucapan Andi Wahyu, terbukti sekarang, orang-orang pandai bicara dan aktif posting berita politik capres, terutama di grup whatsapp, dua kubu, pendukung Jokowi dan Prabowo, siang malam, tidak mengenal jedah dan letih. Bangun pagi, begitu smartphone/handphone dinyalakan, perang pun dimulai, tanpa basah-basih.

Kebanyakan tegang. Grup yang menghadirkan ‘debat mencerdaskan’ membuat pembacanya makin cerdas. Grup yang rajin menonjolkan perbedaan, berita hoax, meme editan, “yang penting berbeda,” itu tidak mencerdaskan anggotanya, terkadang beberapa anggota milih keluar grup atau admin mengeluarkan orang yang lebih banyak mengganggu grup.

Masa pencoblosan pemilihan presiden masih lama, April 2019. Delapan bulan ke depan, saling perang dan silang pendebat penghuni grup whatsapp bakal terus berlanjut. Kendati sebagian anggota grup sudah mulai sadar, bahwa peta politik yang panas itu hanya di tingkat arus bawah, rakyat sebagai penonton. Dua pasang capres enak-enak saja. Pasangan pemenangnya dilantik, 20 Oktober 2019 oleh Ketua MPR terplih.

Tulisan ini bertujuan untuk mengajak anggota grup whatsapp untuk berdebat yang mencerdaskan, karena itu termasuk kebutuhan, dan bermanfaat. Tapi perdebatan yang tidak sehat, merusak pertemanan, persahabatan apalagi persaudaraan, sebaiknya dihindari. Selamat ber-posting ria berita yang jelas sumbernya dan meme/gambar yang mencerdaskan.

Tanah Abang, 10 September 2018. M. Saleh Mude    


Tag
div>