SENIN , 15 OKTOBER 2018

‘Berjudi’ di Gerindra, Agus Arifin Nu’mang Harus Siap Kecewa

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 18 April 2017 10:52
‘Berjudi’ di Gerindra, Agus Arifin Nu’mang Harus Siap Kecewa

Agus Arifin Nu'mang. Foto: Doc.RakyatSulsel.

 MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM — Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia (IPI), Suwadi Idris Amir, menilai, langkah Agus Arifin Nu’mang bergabung ke Partai Gerindra merupakan “perjudian” besar. Itu karena tidak ada jaminan Wakil Gubernur Sulsel sekarang bakal diusung Gerindra sebagai calon 01 pada Pilgub Sulsel 2018.

“Yang harus dipahami, Partai Gerindra selalu merujuk ke survei, kecuali kalau misalnya Gerindra tidak ada pilihan lain,” sebut Suwadi.

Lebih jauh, Suwadi mengatakan, kondisi setelah penunjukan Idris Manggabarani sebagai Ketua DPP Gerindra Sulsel tentu membawa hal yang baru. Artinya, peluang kandidat gubernur lain, seperti Ichsan Yasin Limpo dan Nurdin Abdullah untuk diusung oleh Partai Gerindra masih sangat besar. Keadaan yang membuat Agus harus siap-siap kecewa.

“Kalau merujuk survei, maka jatuhnya ke Nurdin Abdullah,” ujar Suwadi.

Terpisah, Agus mengaku belum mendapat kepastian dari Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, terkait usungan di Pilgub Sulsel mendatang. Agus menyatakan, sebagai kader yang baru bergabung tentu menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada DPP.

“Saya kembalikan kepada pak Prabowo sebagai Ketua Umum,” singkat Agus kepada Upeks (FAJAR Group) via WhatsApp, Senin (17/4/2017).

Agus hanya berharap kader dan pengurus Gerindra kembali solid setelah penunjukan Idris Manggabarani sebagai Ketua DPD Gerindra Sulsel.

“Ini sudah keputusan Pak Prabowo dan seluruh jajaran Gerindra siap melaksanakan. Sebagai orang yang baru bergabung dengan Gerindra saya mengajak untuk menjaga kesolidan partai karena tugas kedepan lebih berat,” kata Agus.

Diketahui, Agus terus mencari dukungan partai politik untuk menghadapi Pilgub Sulsel 2018. Agus mengklaim sudah mengantongi 15 kursi untuk maju.

15 kursi tersebut berasal dari Partai Gerindra (11 kursi), PKB (3 kursi) dan PBB (1 kursi). Untuk maju di Pilgub lewat jalur parpol setidaknya butuh 17 kursi di DPRD Sulsel.

Terkait calon pendampingnya atau bakal calon wakil gubernur, sebelumnya Agus mengatakan akan berdasar pada survei, geopolitik, dan gender.


div>