SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Berkas Buhari-Wahyu Tidak Memenuhi Syarat, Kantor KPU Luwu “Hujan Batu”

Reporter:

Jepi

Editor:

Lukman

Rabu , 07 Februari 2018 18:05
Berkas Buhari-Wahyu Tidak Memenuhi Syarat, Kantor KPU Luwu “Hujan Batu”

Suasana di depan kantor KPUD Luwu usai pembacaan hasil penelitian dokumen bapaslon BKM-WN.

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu, Rabu (7/2/2018) memutuskan, Bakal Pasangan Calon Buhari Kahar Muzakkar-Wahyu Napeng tidak memenuhi syarat (TMS).

Keputusan KPUD Luwu ini tertuang dalam berita acara KPU Luwu nomor: 12/PL.03.2.BA/2317/KAB/K1.K2.K3.K4.K5/II2018.

Dimana dalam hasil penelitian disebutkan bahwa, rekomendasi Hanura kepada pasangan BKM-WN ditandatangani oleh Ketua DPP Hanura dan Wasekjen. Kemudian rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) berdasarkan konfirmasi Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan mengakui adanya rekomendasi ganda. Dan pada pendaftaran lalu tidak disampaikan adanya pencabutan rekomendasi.

Pembacaan hasil penelitian dokumen itu, diwarnai dengan interupsi dari Liaison Officer (LO) BKM-WN. Pasalnya, Komisioner berpendapat bahwa setelah dilakukan penelitian berkas, pencalonan BKM-WN dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Pembacaan hasil penelitian dijaga getat oleh aparat kemananan. Meskipun usai pembacaan LO pasangan calon BKM-WN, Hasri Hasyim menggebrak meja di ruangan media center KPU Luwu .

“Kami minta mana berita acara verifikasi. KPU Luwu ini belajar dari mana. Saudara melanggar perundang-undangan,” teriak Hasri dibarengi dengan aksi pukul meja.

Selain itu, Hasri yang juga mantan komisioner Panwaslu Luwu menilai bahwa keputusan yang dibacakan siang ini bertentangan dengan surat yang diberikan KPUD Luwu sebelumnya kepada pihak BMK-WN yang menyatakan bahwa diterima.

“Ini surat pegangan kami dari KPUD Luwu. Kemudian kenapa kami disuruh lengkapi berkas kembali kalau memang tidak memenuhi syarat. Ini tidak berkesesuaian, tidak transparan,” jelasnya.

Sementara itu, massa pendukung BKM-WN yang berada di Lapangan Andi Djemma Belopa depan kantor KPUD Luwu sempat teriak-teriak hingga melempar batu ke kantor KPUD Luwu. (*)


div>