KAMIS , 18 OKTOBER 2018

BerKTP Depok, NH Terancam Tak Gunakan Hak Pilih

Reporter:

Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Senin , 19 Februari 2018 13:00
BerKTP Depok, NH Terancam Tak Gunakan Hak Pilih

Nurdin Halid (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni mendatang. Penyebabnya, status kependudukan Ketua DPD Golkar Sulsel ini masih berada di Kota Depok, Jawa Barat.

Ketua Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) Kecamatan Tidung, Usman, mengungkapkan, ada dua bakal calon gubernur yang berdomisili di wilayah Tidung. Yakni NH dan Ichsan Yasin Limpo. Pihaknya telah menemui keduanya, untuk memastikan dimana mereka akan menggunakan hak pilihnya.

“Ternyata Pak NH saat ini belum memiliki KTP Makassar, sehingga kami memberikan saran, jika ingin memilih di Makassar, harus pindah alamat terlebih dahulu,” kata Usman, saat melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di kediaman NH, di Jalan Mappala, akhir pekan lalu.

Disinggung mengenai jadwal pencocokan data yang telah berakhir pada hari Minggu (18/2) kemarin, Usman mengatakan, masih ada perbaikan. Sehingga, NH memungkinkan memilih di Kota Makassar jika dia mengurus surat pindah secepatnya.

“Masih ada perbaikan, sehingga memungkinkan didaftar pemilih. Kan kita masih ada waktu perbaikan hingga akhir Februari,” jelasnya.

Sementara, NH membenarkan jika dirinya masih ber-KTP Depok. Namun, ia yang maju sebagai kepala daerah di Sulsel, tidak ingin kehilangan satu suarapun sehingga akan segera mengurus kepindahannya.

“KTP saya Depok. Mungkin minggu ini saya akan urus segera agar bisa memilih di Makassar,” kata NH.

Tidak hanya dirinya, NH mengaku akan turut mengurus kepindahan istri dan anaknya yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Sulsel.

“Saya, ibu dengan anak. Apalagi satu anak saya sebagai anggota DPRD, jadi harus berdomisili di Makassar,” pungkasnya. (*)


div>