SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Bertarung di Pileg, Irianto dan Nuryanto Harus Mundur dari Perusda

Reporter:

Arini Pratami

Editor:

MA

Selasa , 28 Agustus 2018 10:41
Bertarung di Pileg, Irianto dan Nuryanto Harus Mundur dari Perusda

Irianto Ahmad (kiri) dan Nuryanto G Liwang (kanan)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dua nama dalam Daftar Calon Sementara (DCS) untuk Pemilihan Calon Legislatif 2019 merupakan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Makassar. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta agar pejabat yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tersebut segera mengundurkan diri dari jabatannya.
Wakil Ketua Komisi A, Abd Wahab Tahir, membenarkan jika memang ada dua Dirut Perusda Kota Makassar yang terdaftar sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Kota Makassar. Mereka adalah Dirut PD Parkir Makassar Raya Irianto Ahmad, yang maju sebagai Bacaleg dari Partai Golkar. Dan Dirut PD Pasar Makassar Raya, Nuryanto G Liwang yang maju sebagai Bacaleg Partai Demokrat.
Ia pun mendesak dua direktur utama tersebut mengundurkan diri dari jabatannya. Pasalnya, jika dua direktur tersebut “maccaleg”, ada kekhawatiran jika jabatan sebagai pimpinan perusda akan dimanfaatkan untuk kampanye.
“Kalau sesuai aturan, dua direktur perusda ini harus mengundurkan diri,” tegasnya, Senin (27/8).
Ia juga menjelaskan, pengunduran diri kedua dirut tersebut harus diajukan sebelum Daftar Caleg Tetap (DCT) ditetapkan. Jika tidak, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto sebagai owner Perusda harus mengambil tindakan tegas.
“Sebaiknya, mundurnya setelah DCT, karena dikuatirkan kalau sebelum DCT, tiba-tiba ada pengguguran dari KPU, kan kasihan yang bersangkutan. Tapi itu semua tergantung owner, dalam hal ini Wali Kota Makassar. Kalau owner bilang ganti, ya harus diganti,” jelasnya.
Menanggapi desakan tersebut, Dirut PD Pasar Makassar Raya, Nuryanto G Liwang, mengatakan, pencopotan sebagai Dirut PD Pasar merupakan sebuah konsekuensi yang harus diterimanya. Apalagi, ia sudah memutuskan akan maju sebagai Bacaleg.
“Saya ambil Dapil I melalui Partai Demokrat. Nama saya sudah masuk Daftar Calon Sementara (DCS). Ini tinggal menunggu kebijakan dari pimpinan sesuai aturan mengganti saya. Karena itu adalah konsekuensi,” singkatnya.
Berbeda dengan Nuryanto, PD Parkir Kota Makassar, Irianto Ahmad masih mempertimbangkan pengunduran dirinya. Itu karena ia tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan dengan mengundurkan diri. Pasalnya, saat ini sebagai Dirut PD Parkir, pihaknya masih memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
“Belum, nanti saja. Saya masih mau fokus pada penyelesaian pekerjaan karena ada beberapa hal yang mau diselesaikan, termasuk parkir PKL Center. Saya mau fokus dulu di sana,” ucapnya.
Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dengan tegas mengatakan, bakal mengganti pejabat perusahaan daerah yang ikut dalam kontestasi di Pileg 2019.
“Penyegaran dekat-dekat mi. Tunggu saja, pasti saya buka gerbong mutasi ini,” ujarnya.
Dengan tegas, ia mengagendakan beberapa pejabat Perusda Makassar masuk dalam list nama pejabat yang akan diganti.
“Termasuk beberapa Pimpinan Perusda, kita akan ganti juga karena mereka ikut di pemilu legislatif,” kata Danny.(**)


Tag
div>