SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Besok, 164 Pedagang Pasar Sentral Bakal Direlokasi

Reporter:

Armansyah

Editor:

Lukman

Selasa , 14 Agustus 2018 11:40
Besok, 164 Pedagang Pasar Sentral Bakal Direlokasi

Pasar Sentral Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Relokasi pedagang pasar sentral dimulai. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Polri dan TNI akan melakukan relokasi tahap awal untuk pedagang yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (15/8).

164 pedagang yang akan di relokasi, rinciannya, 38 pedagang kaki lima akan menempati lods di Blok B dengan harga lods sekira Rp 2,5 juta. 86 pedagang resmi dengan harga lods paling murah Rp 42 di New Makassar Mall, sementara pedagang tumbuh diberi gratis masuk ke New Makassar Mall.

Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya, Japri Y Timbo mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan sejumlah pihak yakni dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, MTIR, Polri dan TNI. Hasilnya sepakat untuk melakukan relokasi, Rabu (15/8) besok.

“Secara garis besar, rapat ini temanya pengambalian fungsi jalan, pertama dasarnya SK, Insya Allah, Rabu,” kata Japri, Senin (15/8).

“Di KH Wahid Hasyim kan ada 38 pedagang kaki lima ke Blok B, pedagang tumbuh yang dapat tempat pasca kebakaran kita beri ke lantai 2 dan itu gratis selama enam bulan di New Makassar Mall,” tambahnya.

Kata Japri, pihaknya telah memikirkan semua kemungkinan yang terjadi, termasuk potensi adanya kericuhan baik antar pedagang dengan pemerintah dan antar sesama pedagang. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk mengantisipasi kemunginan tersebut. “PD Pasar tidak bisa mengamankan kericuhan, itulah kita libatkan kepolisian,” katanya.

Sementara, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (Aspek 5), Muh Basri mengatakan, tahapan relokasi sudah dilakukan di kawasan pasar sentral. 140 pedagang yang berada di Jalan KH Agus Salim sudah pindah ke Blok B. “Tadi itu sudah direlokasi semua, 140 pedagang di bawah Aspek 5 pindah ke Blok B,” sebutnya.

Terkait pemberian lods gratis ke pedagang tumbuh di New Makassar Mall, kata Basri, hal itu merupakan langkah yang bijaksana dari pemerintah kota. Pasalnya dengan harga yang mahal, pemkot berhasil membujuk PT MTIR memberikan lods gratis.

“Kita apresiasi pemkot karena memberikan gratis meski selama enam bulan tapi hal itu merupakan kebijakan yang tepat,” ucapnya.

“Setelah enam bulan, mereka (pedagang tumbuh) akan diberikan pembayaran sama harga yang berada di Blok B sebesar Rp 2,5 juta,” ucap Basri. (*)


div>