JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Besok, Belasan Dokter Bedah Terbaik di Indonesia Gelar Operasi Gratis di Parepare

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 09 Mei 2018 08:42
Besok, Belasan Dokter Bedah Terbaik di Indonesia Gelar Operasi Gratis di Parepare

int

– Hadirkan Dokter Ahli dari Kanada dan Thailand

PAREPARE, RAKSUL.COM- Hari ini, belasan dokter spesialis bedah terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, berkumpul dan menggelar bakti sosial (baksos) operasi lapascopy di Kota Parepare. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Mei ini dikemas dalam ‘symposium and hands on workshop hernia update bertema open and laparascopic inguinal and incisional hernia repair’ serta ‘symposium and hands on workshop stapled hemorrhoidepexy’.

Dokter ahli bedah RSUD Andi Makkasau Parepare Ibrahim Kasim mengatakan, pada kegiatan yang diprakarsai Bedah Endo Laparoskopi Indonesia (PBEI) tersebut, dilakukan serangkaian operasi gratis oleh 15 dokter spesialis bedah laparascopy diantaranya batu empedu, usus turun dan ambeien atau wasir yang akan menggunakan sistem operasi laparascopy atau operasi dengan kamera.

“Selain dokter pertama yang memulai operasi laparscopy di Indonesia, akan hadir pula dokter spesialis laparascopy asal Thailand dan Canada,” ujarnya.

Pada kegiatan berskala Nasional tersebut, kata Ibrahim, sekaligus dijadikan sebagai ajang pelatihan yang akan diikuti 40 dokter umum, 150 perawat dan puluhan masyarakat, yang bertujuan untuk memperkenalkan proses operasi dengan irisan terkecil hingga satu centimenter. “Kegiatan juga agar para dokter mengatahui, penyakit apa saja yang bisa menggunakan operasi laparascopy,”ujarnya.

Nantinya, tambah Ibrahim, proses operasi yang digelar di RSUD Andi Makkasau, akan disiarkan secara langsung dan direlay pada dua tempat berbeda. Yakni lokasi pelatihan para dokter dan perawat di Baruga kompleks rumah jabatan wali kota, serta di Balai Ainun, yang menjadi lokasi kegiatan pelatihan yang pesertanya dari kalangan masyarakat. “Setidaknya 10 alat tercanggih laparascopy akan digunakan dalam kegiatan tersebut, yang dibawa oleh masing-masing dokter. Kami, sebatas menyiapkan tempat,” ujarnya.

Terpisah, Plt Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare Renny Anggraeny Sari mengatakan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran sudah sangat berkembang. Dan RSUD Andi Makkasau pun berupaya mengikuti perkembangan, disesuaikan dengan kemampuan managemen rumah sakit. “Termasuk pengembangan teknik operasi laparoscopy,” katanya.

RSUD Andi Makkasau, kata Renny lagi, dukungan dan mengapresiasi dilaksanakannya Simposium dan Workshop laparascopy oleh PBEI yang menjadikan Parepare sebagai tuan rumah kegiatan. Dan sebagai bentuk dukungan, jelas Renny, managemen rumah sakit akan menyiapkan empat ruang operasi tempat pelaksanaan operasi. (MP1)


div>