JUMAT , 20 JULI 2018

BI Adakan Survei Ekspektasi Responden

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 04 Februari 2016 16:49

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Temu Responden Survey & Contact Liaison dengan tema Menyatukan Langkah untuk meraih peluang & menghadapi tantangan pada era masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di Ballroom Novotel, Kamis (4/2).

Dalam Temu responden ini, dibahas Peran Survei & Liaison dalam mendukung perumusan kebijakan Bank Indonesia oleh Ketua Team Data Statistik Ekonomi dan Keuangan Daerah, Leo Ediwijaya poada acara diskusi yang digelar di hotel Novotel.

Berbagai survei telah dilakukan oleh Bank Indonesia, utamanya yang dilakukan mencakup Survei Konsumen (SK), survei pemantauan harga (SPH), Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Primer, Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Sekunder, Perkembangan Properti Komersial (SPKom), dan Kegiatan Liaison Ekonomi.

Diterangkan, SK dilakukan untuk mengetahui persepsi/tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi, SPH merupakan survei untuk mendapatkan informasi dini mengenai perkembangan harga dan faktor yang mempengaruhi perubahan harga komoditi penyumbang inflasi, sementara SPE yakni memperoleh informasi mengenai pergerakan dan kecenderungan pengeluaran masyarakat (consumption spending).

SKDU untuk mendapatkan informasi dini (leanding economy indicator) mengenai indikasi perkembangan kegiatan ekonomi di sektor riil, sementara Surveo Properti Harga Residensial adalah cara untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan properti residebsial pada rumah primer, dan properti harga residensial sekunder untuk mengetahuo kondisi harga properti residensial di pasar sekunder.

“Secara umum survei ini bertujuan untuk mendapatkan berbagai informasi terkini yang dapat mendukung analisis perekonomian saat ini dan ke depan,” katanya.

Menurutnya, satu hal penting yang bisa diperoleh di dalam setiap survei adalah ekspektasi responden ke depan atas beberapa hal, seperti kondisi perekonomian, kondisi usaha, investasi, tingkat suku bungan, lapangan kerja, perkembangan harga dan sebagainya.

“Tak hanya itu, tetapi juga untuk mendapatkan berbagai ekspektasi responden yang sangat berguna untuk menunjang analisis, mengingat ekspektasi ini biasanya akan mempengaruhi perilaku responden atas setiap kegiatannya,” tutupnya.


div>