SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Bidang Datun, Pemkot Parepare Gandeng Kejari

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Selasa , 06 November 2018 07:53
Bidang Datun, Pemkot Parepare Gandeng Kejari

int

PAREPARE, RAKSUL- Pemkot Parepare melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare. Perjanjian itu dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Tarmizi, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Senin, (5/11/2018) malam.

Dalam kesempatan itu, Kejari Parepare juga melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Bank BNI, Bank Sulselbar, dan Perum Bulog Sub Divre Cabang Parepare.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare, Andi Dharmawansah mengatakan, penandatangan MoU ini sebagai bentuk kerjasama dalam menghadapi gugatan dan permasalahan dalam bidang Datun.

“MoU ini merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan kepada kejaksaan untuk diwakili dalam bidang Datun baik dalam pengadilan maupun di luar pengadilan. Insya Allah kami akan lakukan secara profesional, karena memang tugas kita sebagai jaksa pengacara negara yaitu baik yang bersifat litigasi dan non litigasi, pelayanan hukum, memberikan pandangan hukum, dan tindakan hukum lainnya,” katanya.

Dharmawangsah juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Pemkot Parepare dalam mengawal pembangunan.

“Terimakasih telah mempercayai kami untuk mengawal pembangunan di Parepare dalam hal ini program TP4D,” tambahnya.

Sementara, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menjelaskan, penandatangan kerjasama antara Kejaksaan dan Pemkot adalah wadah yang baik dalam fungsi TP4D pengawasan, pencegahan dan pengamanan.

“Penandatanganan kerjasama ini adalah ranah yang sangat baik. Kami punya komitmen, tapi tidak cukup tanpa pengawasan dari Kejaksaan,” papar Taufan.

Sementara Kepala Kejati (Kajati) Sulselbar, Tarmizi mengungkapkan, kerjasama ini merupakan suatu kebanggaan dan kepercayaan bagi jajaran kejaksaan untuk melakukan tugas dan fungsinya dalam bidang Datun.

“Datun itu sangat penting bagi saya, karena Datun ini melakukan aktivitas pada tahapan preventif. Hal itu tentu untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan, ketimpangan, dan kekeliruan, sehingga mencegah timbulnya kerugian negara,” jelasnya. (MP1)


div>