SELASA , 22 MEI 2018

Bidik Rp 1.000 T, Pajak Individu Bakal Jadi Kejaran

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 27 September 2012 09:40

JAKARTA-Tahun depan, Direktorat Jenderal Pajak mengejar setoran pajak Rp 1.040 triliun. Pajak individu akan dikejar, apalagi ada 35 juta orang Indonesia belum bayar pajak.

Dirjen Pajak, Fuad Rahmany, mengatakan, tahun depan rasio pajak dinaikkan dari 12,7 persen menjadi 12,87 persen. Dari kenaikan tersebut akan ada tambahan penerimaan Rp 14 triliun.

“Kalau tidak salah bertambahnya Rp 14 triliun, itu Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai. Kalau Ditjen Pajak saja itu sekira Rp 10 triliun lebih. Jadi totalnya sekira Rp 1.040-an triliun untuk di Ditjen Pajak saja,” ujarnya.

Fuad mengatakan, kenaikan rasio pajak di 2013 tersebut telah memperhitungkan kebijakan kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) di 2013 Rp 24,3 juta per tahun.

“Kalau di pembahasan itu kan tidak satu per satu dilihat, jadi itu satu konsekuensi yang harus kita terima,” jelasnya.

Fuad menegaskan, Ditjen Pajak akan menggenjot penerimaan pajak dari sektor perkebunan, perdagangan, industri pengolahan, dan tambang sehubungan dengan kenaikan rasio pajak tersebut.

Selain itu, lanjutnya, pajak dari orang pribadi juga akan digenjot. Pasalnya, sekira 35 juta orang Indonesia masih belum membayar pajak.

“Dari situ (pajak orang pribadi), bisa triliunan atau puluhan triliun,” tandasnya.

Sebelumnya, DPR dan pemerintah sepakat untuk menaikkan besar rasio pajak di 2013 dari 12,7 persen menjadi 12,87 persen, dengan catatan apabila terjadi optimalisasi penerimaan maka anggarannya akan dialihkan sebagian besar ke infrastruktur. Dalam RAPBN 2013 target penerimaan perpajak naik sebesar 16 persen dari APBN-P 2012, yaitu menjadi sekira Rp 1.178,9 triliun. (df/dul)


Tag
div>