MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Bila Anak Pengembala Sapi Memimpin Soppeng

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 12 Februari 2016 15:23
Bila Anak Pengembala Sapi Memimpin Soppeng

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Soppeng, Supriansyah menceritakan suka duka selama proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak 2015 lalu. Kisah itu dia ungkapkan saat kumpul-kumpul dengan wartawan, di warkop Phoenam Makassar, Jumat (13/2).

Supriansah adalah wakil bupati terpilih Soppeng yang berpasangan dengan Kaswadi Razak.
Menurutnya, terpilih berpasangan Andi Kaswadi Razak dan Supriansah yang bertagline Akar Super, bukan karena dukungan material, melainkan dukungan rakyat Soppeng yang sangat solid.

“Bayangkan, jelang pemilihan kami dapat merebut hati rakyat. Bukan dengan materi, karena lawan sudah melempar “bom” dan kami melempar senyum,” ungkap supriansah.

Supriansah menceritakan, pada H-2 pencoblosan, dirinya mengunjungi warga dan berkata, “Saya lahir dari anak pengembala sapi yang miskin. Jika petir datang saya tak hiraukan, jika hujan datang seluruh tubuh kebasahan dan saya pun tak peduli, jika panas menghantam saya tetap sejuk walaupun tubuh harus melepuh, dan jika sapi kentut saya tak peduli walaupun baunya tercium busuk.”

Lalu, apa hubungan semua itu dengan Pilkada?

“Jika kami terpilih, tiap malam kami (akar-super) akan berupaya agar bagaimana warga miskin bisa makan besok, bagaimana warga mendapatkan penerangan, dan bagaimana warga Soppeng merasakan perubahan daerahnya yang akan dipimpin dari anak pengembala sapi,” tandasnya.


div>