SENIN , 16 JULI 2018

Bintang Porno Ini Blak-blakan Soal Fakta di Balik Layar Film ‘Panas’

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 02 April 2018 11:00
Bintang Porno Ini Blak-blakan Soal Fakta di Balik Layar Film ‘Panas’

Bintang film panas asal Texas, AS Rachel Star. (Instagram Rachel Star)

RAKYATSULSEL.COM – Namanya Rachel Starr. Sosoknya dikenal sebagai bintang film panas asal Texas, Amerika Serikat. Wanita berusia 33 tahun itu, memulai karir dengan berprofesi sebagai penari erotis di LA.

Dilansir dari Pop Sugar, Minggu (31/3) Rachel mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar industri gelap tersebut. Maka Rachel menjelaskan secara terbuka fakta-fakta di balik produksi film panas.

Profesional

Bertentangan dengan apa yang dipikirkan banyak orang, syuting film dewasa bukan hanya masalah seks. Tetap menunjung legalitas dan kesehatan seksual orang-orang yang terlibat.

“Tetapi mereka harus menyetujui syarat-syarat tertentu, maka semua melalui pos pemeriksaan. Semuanya sudah diatur,” kata Rachel.

Fluffers Adalah Mitos

Pemain ‘stuntman’ di dalam film panas atau biasa disebut fluffers sebenarnya tak ada. Padahal rumornya, fluffers diset untuk membantu menjaga bintang porno laki-laki yang berperan di antara adegan, tetapi Rachel sepenuhnya menyanggah hal itu.

“Tidak ada fluffer, jadi meskipun saya bekerja dengan seorang pria, bukan tanggung jawab saya untuk memastikan bahwa dia ereksi. Ketika kamera itu menyala, maka harus profesional ereksi dan siap untuk bergoyang,” kata Rachel.

Beberapa Bintang Berperan Sangat Serius
Sama seperti seorang artis profesional, maka bintang porno tidak akan datang tanpa persiapan. Ada pemain yang benar-benar mengacu pada naskah.

Lawan Main Dadakan

Seringkali Rachel mendapatkan lawan main secara dadakan. Seharusnya paling tidak, Rachel sudah mengetahui siapa lawan mainnya 1-2 bulan sebelumnya. Namun hal itu seringkali tak diketahuinya.

Lebih dari Sekadar tentang Seks

Rachel berusaha bersikap profesional sebab kadang kala lawan mainnya bukan merupakan fantasinya, atau tak disukainya. Akan tetapi produksi film tersebut sudah menentukan sesuai dengan skrip yang mereka tulis. Maka caranya adalah bagaimana Rachel bisa menghidupkan gairahnya.

Banyak Foto dan Adegan Palsu

Terkadang ada adegan dan foto palsu yang memang sengaja dibuat-buat atau disetting menjadi lebih bergairah.

Kondisinya Bisa Sangat Keras

Tidak semua kemewahan ada di dalam adegan. Ada hari-hari yang menyakitkan di mana harus berakting di suhu tropis atau negara lain dengan medan yang sulit.

50 Persen Bintang Porno Sulit Punya Pacar

Sebanyak 50 persen pacar bintang porno meninggalkannya. Tentu sulit bagi seorang pria melihat pasangannya berhubungan dengan pria lain.

150 Adegan Setahun

Bintang porno dapat memerankan film hingga sekitar 150 adegan per tahun. Sebagai seorang veteran 10 tahun, Rachel bermain rata-rata antara 20 dan 30 film setiap tahun. Beberapa bintang bahkan bermain di 100 hingga 150 adegan.

Film Porno Syuting Berhari-hari

Tak hanya sekali, terkadang film porno juga membutuhkan waktu syuting berhari-hari. Ada film pendek, dan film layar lebar. Hal itu menentukan seberapa banyak plot dalam skrip.

Orgasme Palsu

Ada beberapa shot orgasme ternyata palsu. Hanya sekitar 25 persen wanita dapat mencapai klimaks dari penetrasi sendirian (masturbasi), dan itu termasuk bintang porno.

(ika/JPC)


div>