SABTU , 17 NOVEMBER 2018

BKN Tetapkan Lokasi Tes CPNS Pemkot dan Pemprov

Reporter:

Armansyah-Al Amin

Editor:

Iskanto

Kamis , 25 Oktober 2018 08:00
BKN Tetapkan Lokasi Tes CPNS Pemkot dan Pemprov

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pelaksanaan seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkup Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulsel berjalan dengan lancar. Bagi pelamar CPNS yang dinyatakan lolos seleksi administrasi ini, langkah selanjutnya adalah mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis komputer dari Badan Kepegawaian Negara ( BKN).

Sehubungan dengan pelaksanaan tes SKD tersebut, Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, mengimbau agar seluruh peserta seleksi CPNS, khususnya yang mengikuti seleksi di lingkup Pemkot Makassar untuk tidak mempercayai calo yang menjanjikan kelulusan.

Pasalnya, setelah dinyatakan lulus seleksi kompetensi dasar, peserta akan kembali mengikuti tes untuk seleksi kompetensi bidang sesuai dengan formasi yang dipilih.

“Inikan sistem CAT, jadi hasilnya bisa langsung terlihat. Kalau ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif tertentu, maka itu adalah penipuan dan diluar tanggung jawab pemerintah. Jadi, kalau ada yang coba main-main itu tidak ada gunanya karena yang menentukan itu adalah kemampuan peserta itu sendiri,” tegas Sekretaris BKPSDM, Basri Rakhman, Rabu (24/10).

Basri juga mengingatkan, peserta yang dinyatakan lulus berkas diharapkan segera mencetak kartu ujiannya melalui portal SSCN dengan login menggunakan akun masing-masing, sebab kartu ujian peserta merupakan salah satu syarat untuk bisa mengikuti tes SKD.

Mengenai waktu pelaksanaan tes seleksi CPNS, Basri mengaku belum bisa mengumumkan jadwalnya, lantaran masih menunggu persetujuan dari BKN Republik Indonesia.

“Kita sudah layangkan surat ke BKN untuk meminta jadwal pastinya, khusus untuk peserta CPNS Pemkot Makassar,” cetusnya.

Meski belum ada kejelasan jadwal dari panitia pelaksana, namun lokasi tes seleksi sudah ditetapkan. Khusus Makassar, kata Basri, ada dua lokasi ujian yang telah ditetapkan BKN, yaitu Kantor Regional IV BKN Makassar di Jl Paccerakkang No.3, Biring Kanaya dan Hotel Dalton di Jl Perintis Kemerdekaan KM 16.

Namun, jika fasilitas sarana dan prasarana yang disiapkan panitia pelaksana kurang memadai, maka Pemkot melalui Dinas Pendidikan (Disdik) juga telah menyiapkan lokasi ujian, seperti sekolah yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Lokasi tes untuk sementara yaitu BKN Regional Makassar dan Hotel Dalton, tapi masih tentatif, karena mereka (BKN) bisa saja mengubah kalau misalnya kapasitasnya tidak mencukupi,” ucapnya.

Khusus untuk formasi K2, meski jumlah peserta yang lulus verifikasi kurang dari kuota yang disiapkan. Kendati demikian, pihaknya tidak bisa menjamin seluruh peserta akan diterima. Pasalnya, peserta harus mengikuti passing grade atau nilai ambang batas untuk bisa lulus seleksi.

“K2 tetap harus mengikuti passing grade. Jadi, biar kuotanya cukup tapi passing gradenya kurang maka tetap tidak lulus. Apalagi, standar ASN itu ditentukan secara nasional,” ungkapnya.

Sementara, untuk lokasi tes SKD bagi pelamar CPNS Pemprov Sulsel, Kepala Kantor BKN Regional IV Makassar, Sayadi mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan seleksi tes SKD yang akan dilaksanakan Jumat 26 Oktober mendatang, pihaknya telah menetapkan tiga lokasi ujian yang dipusatkan di Makassar. Serta satu lokasi di Kota Palopo dan sejumlah UPT di Mamuju, Maluku dan Kendari.

Khusus Kota Makassar dipilih Kantor Regional IV Makassar Jalan Pacerakkang, yang memiliki lebih 200 komputer, lalu gedung RRI Jalan Riburane dengan ketersediaan 740 komputer, dan terakhir di Amkop Jalan Meranti, dengan ketersediaan sekira 400 komputer.

“kita sudah siapkan tiga lokasi di Makassar, di Kantor Regional, RRI dan Amkop,” kata Sayadi, saat dihubungi.

Kata Sayadi, untuk tes di Kota Makassar nantinya akan diikuti seluruh pendaftar CPNS lingkup Pemprov Sulsel, dan 17 Kabupaten kota, termasuk Makassar, Parepare, Maros, Pangkep, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Takalar dan Bone.

Sementara untuk sisanya akan mengikuti ujian seleksi di Kota Palopo, yakni Luwu Raya, Enrekang, Toraja Utara dan Tana Toraja.

“Di tarik ke Makassar itu mulai Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Bone, Pangkep, Maros, Parepare, ada 17 kabupaten-kota masuk di Makassar. Sementara lainnya di Palopo,” kata Sayadi.

Proses seleksi kata Sayadi berproses selama 20 hari kedepan sejak pelaksanaa tes CAT 26 Oktober mendatang.

“Ujian 26 Oktober bertahap, satu hari bisa 5 sesi sekitar 20 hari ke depan,” katanya. (*)


div>