SABTU , 20 JANUARI 2018

BNN Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Pengusaha

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Mei 2017 12:30
BNN Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Pengusaha

Kepada BNN Provinsi Sulsel Brigjen Pol Andi Taqdir R Tiro (kedua kanan duduk) dan Ketua BPD Ardin Sulsel Haerumi Hamzah Tuppu (kedua kiri duduk) foto bersama usai Bimbingan Teknis Bidang P4GN di Lingkungan Swasta dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di RM Ulu Juku Makassar, Senin 22 Mei 2017. foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel makin gencar menyosialisasikan bahaya narkoba di seluruh lapisan masyarakat. Termasuk di kalangan dunia usaha.

Salah satunya dengan melaksanakan Bimbingan Teknis Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Swasta dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di RM Ulu Juku Makassar, Senin 22 Mei 2017.

Bekerja sama dengan Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distribusi Indonesia (Ardin) Sulsel bimbingan teknis ini diikuti puluhan pengusaha anggota Ardin se-Sulsel.

Kepala BNN Provinsi Sulsel, Brigjen Pol Andi Taqdir R Tiro mengatakan, bahaya narkotika saat ini sudah sangat merisaukan. Apalagi, narkoba sudah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, orang tua hingga anak-anak.

“BNN terus memasyarakatkan bahaya narkoba. Termasuk menggandeng asosiasi pengusaha Ardin. Semua harus tahu bahwa saat ini narkoba sudah menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan untuk itu semua juga harus tahu bahaya narkoba itu,” terangnya diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (23/5).

Ketua BPD Ardin Sulsel, Haerumi Hamzah Tuppu, menegaskan komitmennya berperan dalam memerangi bahaya narkoba. Yaitu mewajibkan anggotanya bebas narkoba. Hal itu ditandai dengan tanda bebas narkoba atau stop narkoba di Kartu Tanda Anggota (KTA) setiap anggotanya yang mencapai 2.000-an.

Oleh karena itu, sebagai langkah awal BPD Ardin Sulsel dan Satgas Anti Narkoba Ardin Sulsel yang telah dibentuk bekerja sama dengan BNN Provinsi Sulsel melakukan tes urine secara rutin kepada pengurus dan anggota Ardin se-Sulsel.

“Kita berharap rekan-rekan pengusaha, khususnya anggota Ardin Sulsel tidak ada yang tersangkut masalah narkoba. Kita juga sudah wajibkan setiap anggota Ardin tidak ada yang terlibat narkoba. Bahkan, di Kartu Tanda Anggota (KTA) dan sertifikat anggota Ardin Sulsel ada slogan stop narkoba. Ini sebagai komitmen selamatkan anak bangsa. Tidak hanya BNN yang bertanggung jawab untuk itu, tetapi tanggung jawab semua pihak, termasuk Ardin,” jelasnya. (**)


div>