MINGGU , 25 FEBRUARI 2018

BNNP Sulsel musnahkan 3,4 Kg ganja

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 21 Juni 2017 22:18
BNNP Sulsel musnahkan 3,4 Kg ganja

BNNP Sulsel memusnahkan Narkotika Jenis Ganja di Halaman Kantor BNNP Sulsel Jalan Nuri Baru Manunggal 22, Rabu (21/6)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel telah memusnahkan narkotika jenis Ganja seberat 3,8 kilogram di halaman Kantor BNNP Sulsel Jalan Nuri Baru, Rabu (21/6)

Kepala bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, AKBP Ustim Pangarian mengatakan, pemusnahan 3,8 kilogram ganja tersebut berasal dari dua pelaku yang berbeda, yaitu bernama Zadik sebanyak 1 kilogram, sementara untuk 2 kilogram tersebut merupakan paket pengiriman tanpa identitas yang juga berasal dari Medan.

“Pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja bernama Muhammad Al Zadik, pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat bahwa terdapat paket pengiriman berisi narkotika di Jasa pengiriman PT Pos,” tuturnya.

Dia menambahkna, penangkapan tersebut terjadi pada Rabu, 28 april lalu, petugas melakukan pengawasan pengiriman pada alamat tujuan yang tertera di jalan Manggala 1, Kecamatan Manggala Makassar.

“Dari informasi tersebut petugas melakukan control delivery terhadap paket pengiriman yang berasal dari Medan, si penerimanya adalah bernama Zadik yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Ustim

Untuk temuan 2 kilogram itu, lanjut Ustim,  juga dikirim dari Kota Medan, tapi informasi serta alamat pengrimya tidak diketahui, maka belum mendaptkan tersangkanya.

“Dia menggunakan nama palsu jadi sulit untuk mencari tau informasinya,” ungkapnya.

[NEXT-RASUL]

Ustim menambahkan, untuk tersangka Zadik dalam pengakuannya hanya menkonsumsi bersama teman-temannya dan bukan termasuk dalam bandar, kendati demikian, Ustim menilai tersangka menjualnya kepada mahasiswa.

“Tersangka bersama teman-temannya patungan untuk membeli, tidak ada indikasi jaringan dan tersangka mengkonsumsinya bersama temannnya, mungkin juga mereka menjual,” beber Ustim

Saat ini, Kata Ustim masih melakukan pengejaran terhadap tersangka FN yang merupakan teman dari Zadik dan menurut informasi, FN sudah meninggalkan Sulsel, namun masih di daerah Sulawesi.

“Tersangka diancam hukuman penjara dibawa 5 tahun,” jelasnya.


div>