JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Bocah Hilang Terseret Arus, Ibunya Histeris, Tolong..

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 19 April 2017 12:14
Bocah Hilang Terseret Arus, Ibunya Histeris, Tolong..

Tim SAR, Pol Air Polres Sintang, dan sejumlah warga melakukan pencarian Riko yang hilang terbawa arus Sungai Melawi, Sintang, Selasa (18/4). (Achmad Munandar/Rakyat Kalbar)

RAKYATSULSEL.COM – Pelajar SMPN 2 Sintang , Riko (13), hilang terbawa arus Sungai Melawi, Selasa (18/4). Ia diketahui sedang memancing ikan bersama teman-temannya.

Pada pukul 13.00, Riko dan kawan-kawan hendak memancing di bawah tol lintas Melawi. Nahas, sekitar pukul 15.00, Riko tergelincir ke sungai dan terbawa arus yang tengah kencang-kencangnya.

“Kami juga sambil mandi di Sungai Melawi ini. Tapi, jam 3 sore tadi (kemarin), Riko tergelincir dan terbawa arus sungai,” tutur Andar Dalang (11), teman korban.

Upi Sabina (berbaju kuning) menangis histeris karena anaknya, Riko, tak kunjung ditemukan, di tepian Sungai Melawi, Sintang, Selasa (18/4). (Achmad Munandar/Rakyat Kalbar)

Andar sempat menggenggam tangan Riko. Namun, seolah tak ingin temannya ikut jatuh, Riko melepaskan genggaman Andar. “Saya ada narik tangannya, tapi Riko melepaskannya dan terbawa arus,” ujarnya.

Melihat rekannya terseret arus, Andar langsung memberitahukan kepada orang tua Riko. “Saya langsung lari ke rumahnya Riko dan bilang kepada orang tuanya kalau Riko terbawa arus Sungai Melawi,” ungkapnya.

Ternyata, kata dia, Riko dan teman-temannya ini tidak bisa berenang. “Riko cirinya-cirinya gemuk,” tukas Andar.

Hal ini diakui Upi Sabina, ibu kandung Riko. “Riko tidak bisa berenang. Tidak biasa-biasanya Riko mandi ke sungai. Biasanya anak saya itu mandi di rumah,” tutur Upi.

Ia sempat menangis histeris sembari meneriakkan nama anaknya itu. Menurut Upi, ia masih mendapati anaknya makan dan menonton TV di ruang keluarga usai Riko pulang sekolah. Kemudian, Riko diajak teman-temannya memancing. “Jam 3 sore temannya ada yang ke rumah, bilang kalau Riko terbawa arus sungai dan tenggelam,” ujarnya sesenggukan.

Ia berharap anaknya segera ditemukan. “Tolong Om, temukan anak saya Riko. Riko tidak bisa berenang,” pinta Upi kepada tim pencari.

Terpisah, Kapolsek Sintang Kota, Iptu Aris menyatakan Riko dalam pencarian. Untuk sementara, kata dia, tim gabungan dari Sat Pol Air Polres Sintang, Basarnas, TNI, dan Polsek Sintang Kota masih mencari di seputar tempat terakhir korban diketahui terbawa arus. “Kita juga berharap korban segera ditemukan,” ujarnya sekitar pukul 16.00.

Pantauan di lapangan, terlihat ratusan masyarakat beserta Tim SAR dan Sat Pol Air Polres Sintang terus mencari keberadaan Riko di sekitar bawah tol lintas Melawi. Pencarian dilakukan sejak sekitar pukul 15.30 hingga 19.21. Dan, Riko belum juga ditemukan.


div>