RABU , 15 AGUSTUS 2018

Bohongi Rakyat, Jubir NH-Aziz: Nurdin Abdullah Seharusnya Malu

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Dewi Yuliani

Sabtu , 05 Mei 2018 19:33
Bohongi Rakyat, Jubir NH-Aziz: Nurdin Abdullah Seharusnya Malu

Ketua Bidang Organisasi dan Daerah Golkar Sulsel Risman Pasigai. Foto:Fo

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Dianggap gagal merealisasikan janjinya untuk melaunching perdana ekspor nikel pada tanggal 5 Mei 2018, calon gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) diminta untuk mundur.

“Itukan Janjinya Pak NA pada saat debat kandidat, bahkan dia mau undang pak Nurdin Halid (NH) untuk hadir. Kalau itu tidak terwujud, kalau saya adalah NA, maka saya akan mengundurkan diri jadi calon, karena sudah tidak tepati janjinya,” kata Jubir NH-Aziz Risman Pasigai, Sabtu (5/5/2018).

Ini merupakan bukti bahwa NA tidak konsiten, dimana dia sendiri telah berjanji kepada publik, namun tak ditepati. Olehnya, Risman yang juga Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Sulsel itu mengkritisi “janji manis” yang kerap sampaikan oleh NA.

Menurutnya, yang bisa kita pegang dari seorang pemimpin adalah ucapannya atau janjinya. Jadi jika tidak bisa buktikan, berarti ada kegagalan. “Beliau kan sudah janji di acara debat, faktanya dia tidak bisa buktikan, berarti ada kegagalan, makanya kalau pemimpin itu gagal harus malu, atau siri dalam bahasa orang makassar, makanya saya bilang kalau saya NA maka saya tidak akan lanjutkan pencalonan saya karena sudah tidak tepati janji,” kritik Risman.

Risman menambahkan, saatnya masyarakat Sulsel melihat calon pemimpin ke depan. Jangan hanya bermodal pencitraan tapi itu bohong.

“Jadi masyarakat Sulsel akan paham mana pemimpin yang modalnya hanya pencitraan yang basisnya adalah kebohongan,” pungkasnya.


Tag
div>