RABU , 17 OKTOBER 2018

Bolehkah Bumil Makan Daging Kambing? Ini Jawabannya

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 02 September 2017 16:12
Bolehkah Bumil Makan Daging Kambing? Ini Jawabannya

int

RAKYATSULSEL.COM – Perayaan Idul Adha selalu disambut dengan suka cita oleh umat Muslim pada khususnya. Tradisi bakar sate bersama dengan keluarga dan tetangga begitu kental budayanya di Indonesia. Begitu pula bagi para istri yang menemani suaminya memasak dan membakar sate kambing. Di kala ibu hamil ngidam dan ingin mencicipi sate kambing, amankah bagi kandungannya?

Ditemui di sela-sela Festival Ngidam SGM Bunda di Summarecon Mal Bekasi, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Dr. Med. dr. Damar Prasmusinto, SpOG (K) menjelaskan, daging kambing pada dasarnya bagus dan mengandung protein. Tak masalah jika dikonsumsi oleh ibu hamil apalagi yang sedang ngidam.

“Kambing boleh-boleh saja pada ibu dengan kehamilan normal. Ibu hamil normal mau makan daging kambing atau duren juga boleh enggak ada larangan,” tegasnya kepada wartawan, Sabtu (2/9).

Asalkan menurutnya, makannya jangan terlalu banyak. Untuk duren hanya satu atau dua butir, sedangkan sate kambing maksimal dua tusuk.

“Boleh asal jangan satu duren. Asal dibatasi. Kayak makan sate kambing boleh 2 tusuk, enggak boleh berlebihan,” ungkap Damar.

Menurutnya, kehamilan normal dilihat dari perkembangan janin dan tak ada masalah pada ibunya. Selama pertumbuhan bayi dalam keadaan normal tak ada komplikasi pada ibunya, maka tak ada pantangan terhadap makanan apapun, termasuk daging kambing asalkan porsinya terbatas.

“Makan kambing satu dua tusuk boleh. Sebab daging kambing itu bisa merangsang tekanan darah atau hipertensi jika terlalu banyak,” ungkapnya.

Kambing memiliki zat gizi yang bagus asal dikonsumsi secukupnya. Lain halnya dengan bumil yang memang memiliki catatan penyakit diabetes atau hipertensi, tentu harus konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi makanan-makanan tersebut.

“Kalau tensi masih tinggi memang makanan aturannya dibatasi. Diabetes juga ada aturannya. Kalau ibu hamil diabetes sama sekali enggak boleh misalnya, enggak juga sih. Hanya ditentukan saja berapa gram bolehnya konsultasikan dengan dokter,” tandas Damar.

(ika/JPC)

 


div>