RABU , 12 DESEMBER 2018

Bowo Alpenliebe dan Nurrani, Dua Nama Populer Berkat Tik Tok

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 04 Juli 2018 22:30
Bowo Alpenliebe dan Nurrani, Dua Nama Populer Berkat Tik Tok

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Meski kini telah diblokir, aplikasi Tik Tok tetap saja menyisakan cerita menarik bagi pengguna.

Beberapa pengguna bahkan sukses meraih popularitas lewat platform asal Tiongkok itu.

Dari sekian banyak ‘artis’ Tik Tok, ada dua nama yang belakangan ramai diperbincangkan.

Mereka adalah Bowo Alpenliebe alias Bowo Tik Tok dan Nur Ramadhani alias Nurrani ‘Iqbaal Ramadhan’.

Bowo Alpenliebe adalah pengguna Tik Tok yang sangat populer. Sejak aktif membuat video, dia menjadi salah satu akun dengan banyak pengikut.

Bocah 13 tahun itu kemudian menjelma menjadi idola baru para ABG. Bahkan sejumlah fans rela mengadakan meet and greet untuk bertemu Bowo. Meet and greet itu juga berbayar, mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 80 ribu.

Bila dilihat dari postingannya, Bowo memang aktif membuat beberapa video Tik Tok. Dia beraksi dengan lucunya mengiringi musik yang menjadi latar video.

Nama kedua yang sukses melambung berkat Tik Tok adalah Nurrani.

Perempuan berhijab asal Palu, Sulawesi Tengah itu mendadak viral berkat videonya yang berkelakar sebagai istri sah Iqbaal Ramadhan. Lewat beberapa unggahan, dia mengaku adalah istri pemain film Dilan 1990.

Aksi kocak Nurrani ternyata mendapat respons dari Iqbaal. Mantan personel CJR itu ikut memberi komentar di salah satu video Nurrani. Alhasil, nama Nurrani menjadi perbincangan netizen. Akun miliknya @nurrani_r bahkan kini telah diikuti lebih dari 800 ribu followers.

Bowo Alpenliebe dan Nurrani adalah sedikit dari sekian banyak pengguna Tik Tok yang mencuri perhatian. Namun kini pengguna Tik Tok tidak bisa aktif lagi.

Sebabnya adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi memblokir Tik Tok sejak Selasa (3/7).

Pemblokiran dilakukan lantaran aplikasi tersebut dinilai meresahkan masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Bahkan banyak aduan dari masyarakat terkait konten negatif dalam aplikasi Tik Tok itu. (jpnn)


div>