SELASA , 23 OKTOBER 2018

BPKA Siap Bayar Kenaikan Gaji Pegawai Honor

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 06 Desember 2016 12:41
BPKA Siap Bayar Kenaikan Gaji Pegawai Honor

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. foto: rakyat sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca disetujuinya besaran kenaikan gaji pegawai honorer/kontrak lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar oleh dewan, Pemkot Makassar kini harus menyiapkan dan memasukkan gaji honorer ke dalam Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2017.

Total anggaran yang harus disiapkan Pemkot Makassar dengan asumsi jumlah tenaga honorer/kontrak sebanyak 6.000 orang. Maka Pemkot harus menyiapkan sekira Rp39,6 miliar. Jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2016 lalu yang hanya berjumlah Rp36 miliar, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar kurang lebih Rp3 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Makassar, Erwin Syafruddin Haiya, mengatakan, peningkatan besaran anggaran gaji tenaga honorer tersebut tidak begitu signifikan, sehingga tidak akan membebani APBD 2017 nantinya.

“Kalau kenaikannya hanya Rp50 ribu kami pikir tidak ada masalah. Pemkot masih sanggup. Apalagi kebutuhan ini juga telah disesuaikan dengan jumlah pendapatan daerah. Hitungannya itu, dari total tenaga kontrak yang ada sekitar 6.000, dikali dengan 12 bulan, kemudian dikalikan Rp50 ribu,” ungkap Erwin diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (6/12).

Erwin menjelaskan, peningkatan anggaran atau kenaikan gaji pegawai honorer/kontrak itu merupakan rasionalisasi kesepakatan antara pemkot dengan dewan. Selain itu, juga sebagai upaya peningkatan kesejahteraan pegawai honorer/kontrak.

“Meskipun kenaikannya tergolong minim, namun para tenaga honorer/kontrak itu juga punya honor lain, selain dari gaji pokok tersebut. Honor tenaga kontrak itu sesuai kinerja masing-masing yang dinilai SKPD,” tukasnya.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan, kenaikan tersebut merupakan aspirasi yang wajib dipenuhinya.

“Inikan aspirasi, setelah dipertimbangkan dan memungkinkan jadi kita naikkan. Kita coba dulu naikkan Rp50 ribu, inikan bertahap,” ujar Danny. (***)


div>