BPKD Sulsel Minta OPD Masukkan SPM Untuk Gaji 14

Kepala BPKD Sulsel, Arwien Azis.Foto:Ashar/RakyatSulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) sudah teken PMK, atau mengeluarkan petunjuk teknis (Juknis) terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada PNS, TNI dan Polri. Untuk pencairannya, sisa menunggu masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda) mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Terkait hal itu, Pemprov dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel telah melakukan follow up hal tersebut. Selain itu, akan mengusahakan membayarkan gaji 14 atau tunjangan hari raya (THR) bisa tepat waktu.

“Alhamdulillah sudah kami followup, insyallah kami bayarkan gaji 14 itu tepat waktu atau,” tuturnya.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan surat edaran agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulsel bisa mengajukan SPM gaji 14.

“Surat edaran ini menindaklanjuti PMK untuk selanjutnya masing-masing OPD segara mengajukan SPM gaji 14 sebesar gaji pokok (diluar tunjangan dan lain-lain) bulan Juni.

Arwien menambahkan, jika OPD telah memasukkan SPM ke pihaknya, maka OPD tersebut langsung menerima pencairan anggaran yang sesuai dengan diajukan.

“Selambat-lambatnya kami sudah terima semua pada tanggal 21 Juni mendatang,” katanya.

[NEXT-RASUL]

Dia menjelaskan, untuk gaji 14 atau THR hanya sebesar gaji pokok saja, diluar tunjangan dan lain sebagainya itu sekitar kurang lebih Rp93 Miliar.

Sementara untuk gaji 13, lanjut Arwien, sebesar gaji pokok sudah termasuk tunjangan-tunjangan lainnya, kecuali tunjangan beras, itu dialokasikan sekitar kurang lebih Rp111 miliar.

Sekedar diketahui, Pegawai dalam lingkup Pemprov Sulsel tahun 2017 kurang lebih sebayak 27 ribu orang, sementara pada tahun 2016 yaitu, 9.600 orang. Adanya peningkatan tersebut karena adanya penambahan pegawai seperti guru SMA dan SMK, Dinas Perhubungan Kehutanan dan Energi dan Sumber Daya Mineral.