• Sabtu, 19 April 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

BPM Ragukan Data BPS

Kamis , 05 Juli 2012 12:49
Total Pembaca : 153 Views

Baca juga

Juni-Desember, Jatah Raskin Makassar Dikurangi

 

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Alokasi beras bagi warga miskin (Raskin) untuk Kota Makassar berkurang. Pengurangan jatah Raskin tersebut disebabkan jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang berhak mendapatkannya juga berkurang.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar A Irwan Bangsawan mengatakan, jumlah RTS pada Januari-Mei 2012 sebanyak 62.192 RTS. Pada Juni-Desember 2012 menjadi 48.365 RTS, sehingga jatah raskin berkurang 22 persen.

“Itu berarti sebanyak 15.837 Kepala Keluarga (KK) di Makassar tidak lagi kebagian raskin Juli – Desember 2012. Kami pertanyakan mengapa ada pengurangan lagi? sedangkan bagi kami (Pemerintah Kota Makassar), dengan RTS penerima raskin 62.192  itu sangatlah kurang, bahkan harus bekrja ekstra keras mensosialisasikan kepada masyarakat seperti itulah jatah yang diterima,” katanya Irwan kepada, Rabu (4/6).

Dirinya mengatakan sistem pendataan yang dilakukan tim BPS, yang dinaungi provinsi Sulsel itu tidak tepat.

“Pada pendataan 2008 ketika itu kami sudah mencoret nama yang dianggap tidak layak menerima raskin. Tapi 2011 muncul lagi namanya, jadi memang BPS tidak akurat dalam mendata,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya mencoba turun ke beberapa kelurahan yang ada di Makassar.

“Ternyata didapati, ada pensiunan PNS yang punya rumah batu mendapatkan Raskin. Sebaliknya ada warga miskin yang layak namun tidak terdata,” tegasnya.

Dia menambhakan, tahun ini, pihaknya segera melakukan validitasi data bekerja sama dengan DPRD Kota.Seperti diketahui, raskin diberikan kepada RTS 15 KG per KK per satu bulan sekali. (RS9/eui/C)