RABU , 23 MEI 2018

BPN Barru Tampung Keluhan Warga ‎Pemilik Lahan

Reporter:

Andi Amril

Editor:

Lukman

Senin , 16 April 2018 20:40
BPN Barru Tampung Keluhan Warga ‎Pemilik Lahan

Tampak lahan warga yang sudah menerima ganti rugi lahan, sedang digarap menjadi jalan dan jembatan rel kereta api di Dusun Lattapareng Desa Ajakkang Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (16/4).

BARRU, RAKYATSULSEL.COM – ‎Kendati secara menyeluruh proses ganti rugi lahan rel kereta api di Kabupaten Barru dapat dikatakan hampir rampung, namun tidak berarti hal itu berjalan mulus tanpa kendala.

Contohnya salah satu lokasi di Dusun Lojie Desa Bojo Kecamatan Mallusetasi, masih didapati keluhan warga terkait ganti rugi lahan yang dilalui rel kereta api.

“Kami sudah sampaikan keluhan ke pihak BPN Barru bahwa lokasi kami belum ‎ada ganti rugi lahan, sedangkan lokasi yang berderetan dengan lokasi kami sudah diberi ganti rugi,” ungkap Abdul Majid selaku kuasa ahli waris Abdul Rauf warga Dusun Lojie Desa Bojo Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, Senin (16/4).

“Kami berharap pihak satker RKA Bidang Pertanahan dapat membantu kami dalam proses administrasi dan ganti rugi lahan kami,” jelas Majid.

Dilain pihak, Hamzah Amri yang membidangi Satker RKA Pertanahan BPN Barru ‎tidak menampik adanya keluhan warga terkait ganti rugi lahan.

“‎Semua kendala di lapangan tetap kami tampung dan kami pelajari kendalanya ada dimana, sebab urusan ganti rugi lahan sudah hampir rampung dan semua sudah melalui tahapan proses dan mekanisme proses ganti rugi, dan tidak main sebab ada tim aprisial yang menghitung nilai, dan tim ini independen dari pusat,” jelas Hamzah.

“Begitu kelengkapan berkas warga lengkap, pihak satker croschek fisik di lapangan, setelahnya itu langsung diserahkan ke BRI Barru untuk proses selanjutnya,” kata Hamzah.

“Namun tidak dipungkiri jika dalam proses ganti rugi lahan warga terkadang terjadi kekeliruan data, misalnya ada warga yang kelebihan bayar, ada juga warga yang‎ tidak sesuai pembayaran bahkan ada yang belum menerima sama sekali. Jika warga yang bersangkutan yang punya hak insya allah akan terbayar sesuai dengan persyaratan dan kelengkapan berkas,” tutup Hamzah. (*)


div>