SENIN , 10 DESEMBER 2018

BPN-Pemprov Sulsel Tandatangani MoU

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 15 September 2017 21:00
BPN-Pemprov Sulsel Tandatangani MoU

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama epala Kantor Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional Sulsel Muhammad Hikmad menandatangani Nota Kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Ruang Kerja Kantor Gubernur Sulsel, Jum'at (15/9). Foto: ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulsel menandatangani Nota Kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Ruang Kerja Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (15/9).

Nota kesepahaman ini tentang Pengurusan Sertifikat Tanah Aset Pemprov Sulsel. Ditandatangani oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Hikmad, yang akan berlaku hingga lima tahun ke depan.

Menurut SYL persoalan di pemerintahan yang sulit untuk diselesaikan adalah masalah pertanahan. Untuk itu perlu upaya mengantisipasi agar tidak terjadi persoalan.

“Paling susah urus masalah tanah. Kalau dibiarkan, ujung-ujuangnya pasti bersoal dan pasti panjang urusanya. Kita wajib mengklarifikasi legal standingnya supaya tidak ada yang curi-curi,” kata SYL.

SYL juga meminta pembangunan atas hak untuk aset Pemprov yang ada. Adapun target dari pembuatan sertifikat ini sebesar 50 persen per Desember tahun ini.

“Pertama yang harus diselesaikan sudah pasti ada sertifikatnya. Kemudian yang membutuhkan administrasi tambahan dan yang terakhir yang bersoal,” sebutnya.

Sementara itu, Muhammad Hikmad mengatakan, pihaknya akan menggenjot penyelesaian sertifikat aset pemprov berupa lahan sesuai dengan kesepakatan dan perjanjian kerjasama yang ada.


div>