MINGGU , 21 OKTOBER 2018

BPBD Himbau Masyarakat Luwu Timur Waspada Gempa Susulan, Ini Alasannya

Reporter:

Ibrahim

Editor:

Iskanto

Sabtu , 29 September 2018 14:27
BPBD Himbau Masyarakat Luwu Timur Waspada Gempa Susulan, Ini Alasannya

Kerusakan rumah akibat gempa di luwu timur

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca di guncang gempa Jumat kemarin, Sabtu hari ini, Pemerintah Luwu Timur sudah melakukan pembesihan di rumah-rumah warga yang rusak berat akibat gempa . Rencananya, rumah korban gempa yang rusak ini akan segera di perbaiki agar korban bisa beraktivitas secara normal lagi.

Proses pembersihan ini melibatkan personil TNI AD dan Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur. Selain itu Dinas Sosial Luwu Timur juga sudah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa.

Menurut Kepala BPBD Luwu Timur, Muhammad Sabur, berdasarkan hasil investiagsi dilapangan, delapan buah rumah warga di Kecamatan Malili mengalami rusak akibat guncangan gempa. Namun, sejauh ini belum ada laporan yang menyebutkan adanya korban jiwa maupun luka dari bencana gempa tersebut.

Kendati demikian, Muhammad Sabur menghimbau, agar warga Luwu Timur meningkatkan kewaspadaan. Sebab cesar Matano dengan Palu Koro merupakan satu kesatuan jalur gempa.  Didalam Peta Cesar Matano ini sudah berwarna merah sama dengan Palu Koro.

“Saya himbau warga Luwu Timur tetap meningkatkan kewaspadaan, karena Luwu Timur itu di Posisi Jalur gempa, Utamanya warga yang bermukim di seputar Danau Matano, Jangan sampai terlena,” Ujar Sabur

Lanjut Sabur, Gempa dan tsunami yang melanda Donggala Sulawesi tengah merupakan peringatan bagi warga Luwu Timur. Karena berdasarkan catatan informasi dari BMKG sejak Januari sampai Agustus 2018, Kabupaten Luwu Timur sudah delapan kali di guncang gempa. Tapi sekalanya masih kecil, dan ini menandakan ada pergerakan aktif di Cesar Matano.

“Data dari BMKG sejak Januari sampai Agustus itu Luwu Timur sudah Delapan kali di guncang Gempa, Untuk Setember 2018 ini belum di rilis datanya, tapi kalau berdasarkan yang kita rasakan sejak jumat kemarin sampai sabtu 29 September ini ada tiga kali guncangan,” terang Sabur. (*)


Tag
  • #gempa lutim
  •  
    div>