MINGGU , 21 OKTOBER 2018

BPR Sulawesi Mandiri Luncurkan Kredit Super, Permudah Wirausaha Mikro

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 19 Februari 2016 15:32

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Sulawesi Mandiri Makasar, menawarkan produk kredit menarik yakni ‘Kredit Super’, hal ini sebagai langkah dalam memberdayakan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Produk kredit ini hadir dengan beragam benefit yang dapat dinikmati oleh nasabah, seperti tanpa bunga, tanpa bagi hasil, tanpa provisi, dan tanpa pinalty.

Direktur Utama Bank Sulawesi Mandiri, Dalmasius Panggalo mengatakan Kredit Super yang menjadi produk kredit pertama di Indonesia menjadi fasilitas kredit modal kerja, khusus bagi pelaku usaha mikro yang sulit mendapat pinjaman dari perbankan.

“Caranya mudah, terlebih dahulu, nasabah membuka tabungan kemudian mengambil program Kredit Super dengan pinjaman mulai Rp 500.000 sampai Rp 5 Juta. Produk ini diperuntukkan bagi nasabah yang berpenghasilan setiap hari,” katanya via telepon seluler, Jumat (19/2).

Ia menerangkan, program Kredit Super tersebut adalah langkah dalam membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan agar berpartisipasi dalam inklusi keuangan khususnya kepada warga miskin.

“Adapun pinjaman yang mungkin dengan jumlah kecil ini, kami berikan kepada masyarakat kecil agar dapat berwirausaha demi mengurangi tingkat pengangguran,” lanjutnya.

Jangka waktu angsuran kredit selama 5 Minggu dengan biaya administrasi 5% dari jumlah pinjaman kredit yang diambil. Proses pembayaran angsuran dilakukan setiap minggu melalui rekening tabungan debitur. “Persyaratan pun sangat mudah yakni memiliki surat izin usaha dan foto tempat usaha, ktp, dan pas foto ukuran 4×6,” katanya.

Produk-produk tabungan hingga kredit yang ditawarkan sebagai bentuk pelayanan yang Cepat, Tepat, Aman, Ramah, dan Membuat Bahagia Nasabah (Cetar Membahana). “Dengan produk terbaru ini kami menargetkan ada peningkatan 5% dari total 15% untuk semua produk kredit kami. Dengan jumlah debitur sebanyak 750 atau senilai Rp 61 Miliar,” tutupnya.


div>