RABU , 14 NOVEMBER 2018

BPS: Inflasi Parepare Terendah di Sulsel

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 04 Maret 2018 14:50
BPS: Inflasi Parepare Terendah di Sulsel

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare membeberkan jika inflasi kota Parepare pada Februari 2018 terendah di Sulawesi Selatan, dengan angka 0.05 persen.

Angka ini sejalan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 128,09. BPS juga mengungkap, dari lima kota IHK di Sulawesi Selatan, hampir seluruh kota mengalami inflasi.

Kepala Kantor BPS Kota Parepare, Guruh Wahyu, mengungkap jika inflasi di Kota Parepare yang terendah di Sulawesi Selatan (Sulsel), dan inflasi tertinggi terjadi di Kota Palopo yaitu 0,58 persen.

“Jadi memang inflasi di Parepare sebesar 0,05 persen, dan paling rendah di Sulsel,” katanya.

Menurut, Guruh, penyebab rendahnya inflasi di Kota Parepare karena naiknya harga beberapa kelompok pengeluaran yang ditunjukkan kenaikan indeks harga konsumen (IHK) pada kelompok makanan jadi, seperti minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,02 persen. Kelompok perumahan, seperti air, listrik, gas dan bahan bakar 0,64 persen. Kelompok sandang sebesar 0,45 persen, dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,11 persen.

“Untuk kelompok komoditas yang mengalami deflasi, seperti komoditas bahan makanan dengan indeks harga konsumen sebesar -0,57 persen,” jelas Guruh.

Lebih lanjut Guruh mengaku, jika komoditas yang memiliki sumbangan besar terhadap inflasi Februari 2018 di Kota Parepare adalah ikan cakalang sisik sebesar 0,1025 persen, tomat buah sebesar 0,0944 persen dan ikan layang sebesar 0,0723 persen.

Terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka, mengaku, jika Parepare sebagai kota inflasi terendah di Sulsel tidak lepas karena roda perekonomian di kota ini meningkat di bulan Februari.

“Indikatornya, karena ada beberapa event yang digelar, di mana berdampak pada tingginya telapak kaki yang datang dan bertransaksi di Parepare,” ujar mantan Lurah Labukkang ini.

Menurut Hamka, pihaknya akan terus berupaya agar stabilitas pangan terus terpenuhi.

“Jadi kita tetap berupaya menjaga agar ketersediaan kebutuhan bahan pokok dalam posisi surplus,” katanya. (nia)


div>