SENIN , 17 DESEMBER 2018

BPS : Tahun Ini Ekspor Sulsel Menurun

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Jumat , 15 Desember 2017 15:22
BPS : Tahun Ini Ekspor Sulsel Menurun

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel Nursam Salam (kiri) didampingi Kepala Bidang Distribusi BPS Akmal (kanan) saat menyampaikan tentang perkembangan ekspor dan impor di Provinsi Sulsel, digedung BPS, Jumat (15/12). Nhera/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perkembangan ekspor Provinsi Sulsel tahun 2017 periode Januari -November mencapai US$ 898,74 juta, mengalami penurunan sebesar 12,50 persen, dibandingkan tahun 2016 yang mencapai US$ 1027,11 Juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel Nursam Salam mengatakan, nilai ekspor mengalami penurunan karena adanya penurunan permintaan dari komoditas eskpor seperti nikel, biji-bijian berminyak, tanaman obat, kayu dan barang dari kayu, daging dan ikan.

“Selain itu, yang mengalami penurunan pada kelompok komoditas bahan bakar mineral, gandum-ganduman, mesin, peralatan listrik, gula, serta kapal laut, diekspor dibeberapa negara diantaranya yakni Jepang, Tiongkok, Malaysia dan Filipina,” ungkapnya saat melaksanakan konferensi pers di Gedung BPS Sulsel, Jumat ( 15/12).

Menurutnya, nikel merupakan komoditas dengan nilai ekspor terbesar dari Sulsel pada November 2017, dengan nilai sebesar US$ 44,24 juta atau 55,28 persen dari total nilai ekspor Sulsel.

“Khusus nilai ekspor barang lewat beberapa pelabuhan pada november 2017 tercatat mencapai US$ 76,00 juta, angka ini mengalami penurunan dari bulan oktober yakni US$ 80,04 juta.
“Jelasnya.

Sementara itu, lanjut Nursam, jika nilai ekspor menurun, berbanding terbalik dengan impor yang mengalami peningkatan sebesar 27,70 persen atau US$ 952,06 juta di tahun 2017, sedangkan tahun 2016 745,55 juta. (*)


div>