JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Bro Rivai Imbau Relawan Tidak Pakui Pohon

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 17 Mei 2017 21:01
Bro Rivai Imbau Relawan Tidak Pakui Pohon

Bro Rivai berfoto dengan pose salam Bro Rivai bersama dengan mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (‎kiri) dan pengusaha Ahmad Fathanah (kanan) saat membesuk keduanya di LP Sukamiskin, Bandung, Rabu (17/5/2017).

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – ‎Bakal Calon Gubernur Sulsel, DR Ir H Abdul Rivai Ras MM MS MSi (Bro Rivai) mengimbau relawan pemenangannya untuk tidak merusak lingkungan, termasuk dalam hal memasang alat peraga sosialiasasi.
“Saya anjurkan tim dan relawan Bro Rivai di seluruh Sulawesi Selatan agar dalam memasang alat peraga, mohon turut menjaga dan melestarikan ekosistem lingkungan kita. Jangan memaku pohon! Pohon itu sumber utama udara yang kita hirup‎,” tandas Bro Rivai via telepon dari Jakarta, Rabu (17/5/2017).
Pendiri Universitas Pertahanan yang juga dosen Pascasarjana Universitas Indonesia ini menjelaskan bahan logam dari paku berbahaya bagi kesehatan pohon. Kambium dalam pohon yang dipaku akan cepat mengeropos dan membuat pohon menjadi rentan penyakit. Kulit kayu sebagai tameng terluar pohon terhadap hama jamur dan bakteri juga bolong dan menjadi pintu masuknya hama.
“Memaku pohon adalah bentuk tindakan eco-terorism‎ dan diancam sanksi pidana. Olehnya, semua tim dan relawan saya sejak awal, telah saya wanti-wanti agar menjaga kelestarian pohon dan lingkungan hidup kita bersama,” kata Bro Rivai yang juga alumni Senior Manager in National Security Leadership pada Elliot School of Internasional Affairs di George Washington University, Amerika Serikat.
‎Bro Rivai menyadari dan memaklumi bila tim dan relawannya terlalu bersemangat dalam mensosialisasikan dirinya sehingga pada sebagian kecil titik, alat peraga yang terpasang, tidak sesuai dengan intruksi menjaga kelestarian lingkungan.
‎”Saya memaklumi bila tim dan relawan terlampau bersemangat mensosialisasikan jagoannya dan mendorong saya menjadi calon gubernur yang unggul di Sulsel. Tapi tolong dikontrol dan terukur agar tidak melanggar norma, aturan, maupun kelestarian lingkungan,” imbuh alumni Studi Pemerintahan yang baik di University of Giessen, Jerman ini. (*)

Tag
  • bro rivai
  •  
    div>