JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Bro Rivai Senter-senter Ulla

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 03 April 2017 10:05
Bro Rivai Senter-senter Ulla

int

MAKASSAR,RakyatSulsel.com – Bakal Calon Gubernur Sulsel Abdul Rivai Ras kembali menegaskan keseriusannya maju di Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

Pria yang akrab disapa Bro Rivai ini mengungkapkan sudah membangun komunikasi dengan pengurus inti parpol di tingkat pusat dan provinsi, salah satunya Partai Demokrat. Ia pun mengaku sudah mengantongi sejumlah nama calon pasangannya, termasuk Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni`matullah. Bahkan dirinya menyatakan siap berpasangan dengan Ni’matullah untuk berpaket di Pilgub Sulsel 2018 mendatang. “Saya sedang membangun komunikasi dengan partai Demokrat di daerah dan pusat, saya sangat optimis kendarai Demokrat di Pilgub. Jika kehendak partai, saya dipaketkan dengan kader internal Demokrat pak Ulla (Ni`matullah) saya siap bersama-sama untuk membangun Sulsel,” tutur Bro Rivai saat menghadiri pelantikan DPD Demokrat Sulsel di Area Rusunawa Kecamatan Mariso, Minggu (2/4).

Bro Rivai merupakan satu-satunya figur Bakal Calon Gubernur Sulsel, yang menghadiri acara pelantikan pengurus Demokrat Sulsel. Hal ini pun dinilai menjadi salah satu isyarat, bahwa pria berpangkat Kolonel tersebut tengah intens melakukan penjajakan dengan Demokrat, termasuk potensi menggandeng Ni`matullah. “Saya datang disini karena di telepon memenuhi undangan. Dari dulu saya sudah dekat dengan Demokrat, apalagi saya sama pak SBY sudah akrab sejak dulu saat menjadi salah satu staff ketika beliau (SBY) menjabat Presiden,” ungkapnya.

Seperti diketahui, menjelang Pilgub Sulsel 2018 mendatang, Bro Rivai semakin gencar berkomunikasi dengan partai politik. Komunikasinya tidak hanya dengan elit-elit parpol di tingkat provinsi, namun juga di tingkat pengurus pusat atau DPP.

Pasca pelantikan, Bro Rivai bertemu empat mata dengan Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat, Fadjar Sampurno.

Pertemuan yang berlangsung di Rumah Cerdas Bro Rivai, Jalan Botolempangan, Makassar, berlangsung selama 2 jam. Usai pertemuan kedua figur tersebut kemudian melanjutkan dengan makan siang bersama di RM Bahari.

Juru Bicara Bro Rivai, Achmad Shabir, mengaku tidak diperbolehkan mengungkapkan secara penuh isi pembicaraan empat mata tersebut karena menyangkut hal strategis. “Yang pastinya ada hubungannya dengan Pilgub Sulsel mendatang. Tunggu saja kejutan dari Demokrat nanti,” kata Abe sapaan akrab Achmad Shabir.

Penting diketahui, dari semua Bakal Calon yang menjajal Pilgub, Bro Rivai merupakan figur yang paling dekat dengan Partai Demokrat. Itu berkat kedekatan Kolonel TNI-AL ini dengan Keluarga Cikeas, ruh utama dari Partai Demokrat. Selama 3 tahun, mulai dari tahun 2008-2011, Bro Rivai mengawal Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarganya kala menjabat Staf Khusus Sekretaris Militer Presiden (Sekmilpres) serta Kasbag Pengamanan Khusus Sekmilpres. Jabatan itu mengharuskannya rutin melapor langsung kepada presiden, khususnya dalam hal pelaporan intelejen. Kedekatan itu pula yang membuatnya mendapatkan tugas khusus dari SBY untuk menpersiapkan pendirian Universitas Pertahanan (Unhan). Ibu negara kala itu, Hj Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, pun memintanya membawa serta Mayor Inf (purn) Agus Harimurti Yudhoyono dalam lawatan berkunjung ke sekolah-sekolah militer ternama di dunia. “Tugas itu pula yang menjadi awal terjalinnya persahabatan saya dengan Mas Agus. Selama berbulan-bulan lamanya kami  berkeliling dari satu negara ke negara yang lain, melakukan studi banding guna merintis Unhan,” ungkap Bro Rivai.

[NEXT-RASUL]

Mantan Subdit Bilateral Ka Amerika dan Pasifik Ditjen Strahan Kementerian Pertahanan RI ini juga dekat dengan Jend TNI (purn) Pramono Edhie Wibowo, Ipar SBY yang juga menjabat Ketua OKK DPP Partai Demokrat. Ia kerap dipanggil khusus oleh Pramono dalam beberapa penugasan non militer.

Sementara, saat ditanya soal kemungkinan Demokrat  mengusung kader internal sebagai calon Gubernur Sulsel 2018, Sekertaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengungkapkan Partai Demokrat siap menghadapi seluruh rangkaian pilkada yang digelar serentak di 12 kabupaten/kota dan pilgub di Sulsel. “Yang pasti Demokrat sudah siap, kita tunggu  kader yang berjiwa pemberani yang ingin memimpin Sulsel,” ujarnya.

Meski demikian Hinca masih enggan menyebutkan nama kader internal yang potensial diusung Demokrat. Namun, menurut dia sebagai pemenang kedua di Sulsel pada pemilu 2014 lalu dan memiliki 11 kursi di DPRD Sulsel, Demokrat memiliki peluang mengusung kader pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Dikatakan, keinginan kader internal untuk mengusung kader Demokrat adalah aspirasi yang patut ditindak lanjut ke pengurus DPP untuk memberikan kepastian perihal aspirasi tersebut. Oleh sebab itu, lanjut dia proses penentuan figur yang akan diusung pada Pilgub sulsel masih panjang. Diantaranya harus mendaftar melalui DPD yang diteruskan ke majelis tinggi DPP Demokrat. “Tentu, DPP tidak menolak aspirasi itu, hanya saja partai itu ada keniscayaan politik. Demokrat tidak bisa mengusung sendiri, harus berkoalisi. Kalau bisa mengusung sendiri, kenapa mau usung orang lain pasti kita pilih kader,” terangnya.

Dengan begitu, Hinca Panjaitan mengaku partainya belum menentukan siapa sosok figur internal yang akan diusung pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang. “Terlalu cepat menentukan figur, tunggu saatnya. Karena prosesnya masih panjang, pendaftaran saja belum dibuka,” pungkas Hinca.

Menjelang Pilgub, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulsel Ni’matullah telah mengantongi dukungan dari seluruh DPC di 24 Kabupaten kota untuk maju sebagai calon gubernur Sulsel. Dorongan maju terhadap Wakil ketua DPRD Sulsel ini cukup realistis, mengingat Ni`matullah merupakn salah satu tokoh politik yang memiliki track record politik dan hukum yang cukup baik.

[NEXT-RASUL]

Wakil Ketua DPD Demokrat Sulsel, Haidar Madjid mengatakan, dengan modal 11 kursi di DPRD Sulsel, Demokrat punya posisi yang strategis untuk mengusung kader internal di Pilgub.

Menurut Haidar, dorongan wakil ketua DPRD Sulsel itu, atas usulan kader di 24 kabupaten/kota yang menginginkan figur internal bertarung di perhelatan tersebut. Dorongan itu terbukti dengan sosialisasi yang dilakukan oleh sejumlah kader dengan menyebarkan baliho dan spanduk di setiap kabupaten di Sulawesi Selatan. “Komitmen Partai Demokrat sudah ditunjukkan dengan sosialisasi alat peraga, itu merupakan wujud kongkrit, untuk mendorong pak Ni’matullah. Beliau memiliki potensi luar biasa, kami mendorong beliau maju di Pilgub,” tegas Haidar. (E)


div>