KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Buat Pemerintah, Mahasiswa Asal Sulsel Butuh Perhatian di Yogyakarta

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 17 Agustus 2017 10:00
Buat Pemerintah, Mahasiswa Asal Sulsel Butuh Perhatian di Yogyakarta

Para mahasiswa Sul-Sel yang tinggal di asrama Sawerigading Yogyakarta setelah melakukan kegiatan amal dan makan bersama dengan masakan ala khas Sulawesi Selatan

YOGYAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Yogyakarta tentu menjadi buruan semua orang untuk menuntut ilmu, itulah sebabnya kenapa daerah berstatus keistimewaan ini di juluki sebagai kota pelajar.

Jumlah pelajar dan mahasiswa asal Sulawesi Selatan di kota keraton ini pun terhitung tidak sedikit, angka dan jumlahnya bahkan menghampiri puluhan ribu. Sayangnya hal itu belum dibarengi dengan perhatian dan dukungan yang maksimal dari pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Asrama Sawerigading Sulsel di Yogyakarta, Muh Asri Ashari Syam. Dirinya mengatakan jika jumlah para mahasiswa dan pelajar di Yogyakarta tidaklah sedikit, angkanya mencapai ribuan, namun sayang hal demikian belum ditunjang dengan perhatian pemerintah provinsi yang terbilang belum maksimal dan masih sangat minim.

“Pemerintah Provinsi dalam hal ini kerap menunda pembayaran listrik dan perbaikan sarana prasarana dari asset milik pemerintah provisi Sulawesi Selatan ini, atas dasar itu kemudian kami para mahasiswa Sul-Sel yang tinggal disini sudah terbiasa, kadang dituntut memutar otak, untuk menutup dan membayar pajak, biaya perawatan sementara dan pemeliharaan asrama ini kami biasanya kumpul kumpul dana dan melakukan usaha usaha yang sifatnya halal, dan disamping itu kami juga selalu bahkan hanya dibantu oleh senior senior alumni saja ujarnya,’’ ujarnya.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini pun berharap supaya pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah provinsi lebih memperhatikan lagi nasib para mahasiswa yang memilih belajar dan berjuang di kota itu. Sebab hampir semua kampus swasta dan negeri di Yogyakarta nyaris semuanya diisi mahasiswa dari Sulawesi Selatan, yang tentu nantinya akan kembali mengabdi kepada daerah.

Meskipun minim perhatian para mahasiswa Sulawesi Selatan ini tidak kehabisan akal, dan memilih tetap produktif, dengan melakukan berbagai bentuk kegiatan, seperti kegiatan amal, bakti sosial, dan kunjungan ke panti asuhan serta pergelaran event event berupa lomba, seperti lomba akustic dan stand up comedy antar kabupaten kota di Sul-Sel kerap digelar di asrama Saerigading Yogyakarta ini, yang juga tidak lain merupakan Sekretariat KKSS Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dan Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan yang biasa disingkat IKAMI Sul-Sel Yogyakarta. (*)


div>