SENIN , 15 OKTOBER 2018

Budi Harta Winata, Saudagar Baja Dari Tanah Luwu

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 14 Juni 2018 22:18
Budi Harta Winata, Saudagar Baja Dari Tanah Luwu

Budi Harta Winata

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Mendengar dan membaca namanya, Budi Harta Winata, terkesan, nama saudagar asal Tiongkok, China, tapi saudagar baja satu ini, logatnya masih kental ala Bugis Palopo.

Budi Harta Winata, kelahiran Bajo, 5 Mei 1976, anak ketiga dari enam bersaudara, putra pasangan Bapak Bunawas dan Ibu Hadiah, memperistri Siti Saodah, telah dikaruniai tiga putra-putri.

Masa kecil dan pendidikan dasar dan menengah Budi dihabiskan dan ditempuh di Bajo, Luwu, SDN, SMPN dan STMN Bajo. Modal ijazah STM inilah yang menjadi spirit utama seorang Budi yang mulai masuk Jakarta, 1995, menuntun takdir hidupnya menjadi saudagar industri baja, di bawah bendera PT Artha Mas Graha Andalan.

Budi awalnya bercita-cita ingin menjadi pelaut ulung, bekerja di kapal, seperti halnya cita-cita beberapa teman sebayanya.

Budi mengaku menekuni bisnis industri baja sudah 13 tahun, sebelumnya ikut dan bekerja, sebagai juru gambar, sambil belajar manajemen di perusahaan orang lain.

Berkat keuletan, kegigihannya, dan kerja kerasnya, Budi Harta Winata telah menjelma menjadi “saudagar raja baja” yang beromset ratusan miliar. Budi kini mengaku fokus mengelola dua bidang usaha, industri baja dan ekspedisi dum truck, yang kini beroperasi di pulau Kalimantan dan Sulawesi Tenggara. Lokasi dunia usaha industri baja Budi, di Cikarang, Jawa Barat.

Bagi Budi, impiannya untuk meraih sukses itu ditopang oleh komitmen untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi banyak orang. “Saya berkomitmen menjadikan perusahaan saya sebagai ladang berdakwah, menyampaikan pesan-pesan kebenaran agama Islam, kendati hanya satu ayat,” kata Budi merendah.

“Harapan saya memenuhi undangan Panitia Pertemuan Saudagar ini, adalah makin banyak saudagar dari tanah Bugis yang meraih sukses. Meraih sukses bisnis itu, diharuskan kita banyak bersilaturrahmi, menjalin net-working. Selamat dan sukses PSBM XVIII 2018,” ujarnya. (**)


div>