MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Buka Forum SKPD, Indah Ajak Pimpinan SKPD Berbenah

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 24 Februari 2016 15:45
Buka Forum SKPD, Indah Ajak Pimpinan SKPD Berbenah

int

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (lutra) gelar acara Forum Satuan Kerja Pimpinan Daerah (SKPD) dan pemantapan konsultasi publik lingkup Kabupaten Lutra dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2017. Difasilitasi oleh Bappeda dan dibuka langsung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan SKPD, Camat, Kepala Desa serta unsur terkait lainnya, di Aula Bappeda, Rabu (24/2).

Pelaksanaan forum SKPD ini tidak terlepas dari mekanisme perencanaan berdasarkan UU No 25 thn 2004 tentang sistem perencanaan Pembangunan nasional dan Permendagri No 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan PP No 8 thn 2008 tentang tahapan dan tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi rencana Pembangunan daerah.

“Melalui forum ini kita berharap terjadi kesamaan pandangan dan harapan dari seluruh pelaku Pembangunan daerah dan pemangku kepentingan dalam memadukan strategi dan kebijakan program kegiatan prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkap Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Menurut Indah, momentum pelaksanaan forum kiranya dapat menghasilkan program atau kegiatan prioritas yang selaras dengan usulan hasil musrenbang RKPD di kecamatan dan selanjutnya sebagai tindak lanjut untuk pelaksanaan musrenbang kabupaten.

“Harapan saya seluruh SKPD agar mensinkronkan kembali rancangan Renja SKPD 2017 dengan hasil musrenbang Kecamatan, baik berdasarkan usulan pemangku kepentingan maupun usulan masyarakat dengan memperhatikan berbagai target program dan kegiatan serta memperhitungkan kemampuan anggaran daerah,” harapnya.

“Infrastruktur sebagian besar adalah usulan dari desa, seperti pengaspalan, jalan beton dan pembukaan jalan tani. Memang tidak mudah untuk merealisasikan semuanya, akan tetapi bukan tidak mungkin kita melaksnakan secara bertahap. Karena usulan ini memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat,” jelas Indah.

Menurutnya, Luwu Utara harus banyak belajar kepada beberapa kabupaten yang nilai APBD nya kecil, tapi mampu mampu membangun daerahnya. Di beberapa daerah kabupaten lainnya dalam memenuhi infrastruktur, sekitar 80 persen dibiayai oleh APBN dan dana pihak ketiga. “Kita juga bisa melakukan itu,” ucapnya.


div>