SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Buka Jambore Abdi Merah Putih, Adnan Pesankan Semangat Punggawa

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 14 April 2017 23:28
Buka Jambore Abdi Merah Putih, Adnan Pesankan Semangat Punggawa

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, resmi membuka Jambore Chapter V Abdi Merah Putih, di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Jumat (14/4). suherman madani/rakyatsulsel.

GOWA, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, resmi membuka Jambore Chapter V Abdi Merah Putih, di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Jumat (14/4). Saat didaulat memberikan sambutan sekaligus membuka jambore, Adnan banyak memberikan motivasi kepada peserta yang hadir.

Salah satu pesan yang dititipkan Adnan pada peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Sulsel ini, yakni bagaimana menanamkan jiwa kepemimpinan untuk seluruh pemuda.

“Saya setuju seseorang membagikan kesuksesannya ke orang lain. Mungkin saja saya hanya ditakdirkan sebagai pembuka. anak muda menjadi kepala daerah. Tapi ke depannya kita berharap banyak lahir pemuda-pemuda yang akan menjadi kepala daerah,” ungkapnya.

Atas dasar itu, lanjut bupati termuda di Indonesia Timur ini, diperlukan pemimpin yang memikirkan manusianya, bukan memikirkan benda mati.

“Jika ingin lihat bagaimana daerah, bangsa dan negara ini kedepan maka lihat pemudanya hari ini. Untuk melahirkan pemuda yang berkualitas, maka kita butuh pemimpin yang mengutamakan pembangunan sumber daya manusianya,” ungkap Adnan.

Sosok itu, lanjutnya, ada pada pendiri sekaligus penggagas Abdi Merah Putih, Ichsan Yasin Limpo atau yang populer dipanggil Punggawa.

“Jika ingin lahir pemimpin-pemimpin muda di Sulsel ini, maka pilih Ichsan Yasin Limpo sebagai Gubernur Sulsel,” tegasnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara, Ketua PB Abdi Merah Putih, Andi Ian Kurniawan Latanro, mengatakan, Abdi Merah Putih, memang ada untuk mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin muda, seperti Bupati Gowa.

“Kita ingin lahir Adnan, Adnan baru di seluruh kabupaten se-Sulsel,” katanya.

Jambore Chapter V ini, sendiri dihadiri lebih dari 400 peserta. Bahkan ikut hadir peserta peninjau dari lima provinsi lain, yakni dari Daerah Istimewah Yogyakarta, Kepulauan Riau, Lampung, Jawa Timur dan Jawa Tengah. (***)

 

 

 


div>