SABTU , 20 OKTOBER 2018

Buka Musorprov XIV KONI, SYL Berharap Olah Raga Sulsel Lebih Berprestasi

Reporter:

Editor:

Lukman

Jumat , 22 September 2017 20:10
Buka Musorprov XIV KONI, SYL Berharap Olah Raga Sulsel Lebih Berprestasi

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat membuka Musyarawah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIV KONI Provinsi Sulsel di Eboni Ballroom Hotel Gammara, Jumat (22/9).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel mampu memberi angin segar bagi organisasi tersebut.

“Ke depan bagaimana KONI harus mampu menjawab tantangan. Serta memberikan ruang untuk memperbaiki kepengurusan hari ini dan esok,” kata SYL.

Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Musyarawah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIV KONI Provinsi Sulsel di Eboni Ballroom Hotel Gammara, Jumat (22/9).

Menurutnya, konsolidasi organisasi ini untuk menyegarkan kepengurusan KONI dan mengapresiasi ketua KONI saat ini Andi Darussalam Tabussala karena tidak maju lagi mencalonkan diri sebagai ketua dan memberi ruang bagi pengurus baru.

SYL menambahkan forum tersebut sangat strategis bagi kepentingan dunia olahraga di Sulsel. Sekaligus sebagai momentum konsolidasi emosional dan menyatukan kemauan untuk memacu dunia olahraga Sulsel lebih berprestasi kedepannya.

“Forum ini harus melahirkan konsep KONI sekarang lebih baik, serta membangun agenda untuk menjawab era KONI dalam mencapai prestasi dan pembinaan atlet,” sebutnya.

Musoprov ini mengusung tema “Kita Sukseskan PORDA XVI 2018 Pinrang dan PRIMA Sulsel menuju PON XX 2020 Papua,” ujarnya.

Ketua KONI Sulsel, Andi Darussalam Tabussala (ADS) mengungkapkan, Pengurusan KONI Sulsel Periode 2013/2017 memiliki tugas yang penting, terutama dalam menyelesaikan tugas hingga akhir masa kepengurusan.

“Tugas kita, KONI Sulsel dapat dipandang sebagai atlet yang harus menyelesaikan masa tugas dan telah sampai pada garis finish dalam dunia olahraga,” ujarnya.

ADS merasa bertanggung jawab atas hasil PON Jabar yang tidak memenuhi ekspektasi. Dimana peringkat Sulsel berada di posisi 12, turun lima peringkat dari PON sebelumnya.

“Selain kegagalan karena masalah teknis, persiapan daerah lain juga jauh lebih matang dibanding Sulsel. Untuk itu saya tidak mengajukan diri lagi maju sebagai ketua. Ini sebagai konsekuensi sebuah penghambatan dalam dunia olahraga,” ujar ADS.


div>