RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Buku Aidir Amin Daud Laris di Phoenam

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 28 Maret 2017 15:30
Buku Aidir Amin Daud Laris di Phoenam

Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Aidir Amin Daud (kiri), menandatangani bukunya yang berjudul 'Dari Praha Sampai Mekah' di Warung Kopi Phoenam Jl Boulevard Makassar, Selasa (28/3). foto: doelbeckz/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Aidir Amin Daud, membagi-bagikan buku tulisan terbarunya berjudul ‘Dari Praha Sampai Mekah’ di Warung Kopi Phoenam Jl Boulevard Makassar, Selasa (28/3).

Para pengunjung warung kopi ini pun sangat antusias memiliki buku yang ditulis mantan aktivis dan wartawan Harian Fajar ini. Mereka berebutan hingga buku berjumlah 50an itu langsung habis terbagi.

Bahkan, satu per satu pengunjung yang sudah mendapatkan buku ini, meminta langsung tanda tangan sang penulis buku.

Aidir pun sangat antusias menandatangani setiap buku yang disodorkan. Selain membubuhkan tanda tangannya, Aidir juga memberikan pesan-pesan khusus kepada setiap pemilik buku.

Misalnya, buku yang diberikan kepada Sekretaris KPU Sulsel Annas GS.
Aidir menuliskan:
Karaeng Annas, buku ini memuat “seabiscuit” kuda terbaik di dunia seperti juga kuda-kuda Karaeng.

Buku ini juga diberikan khusus kepada Ketua Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel, Abdullah Rattingan. Dalam buku itu ditulis:
doelbeckz pluz pluz
sukses terus !!
jadi jurnalis yg baik

Abddullah mengaku, sangat bangga memiliki buku terbaru Aidir ini. “Pak Aidir itu contoh panutan bagi kami wartawan muda di Sulsel tidak hanya di Fajar Grup. Kesuksesannya menjadi wartawan yang disegani hingga memiliki karir cemerlang di birokrat saat ini,” ujar jurnalis Harian Rakyat Sulsel yang akrab disapa doelbeckz ini.

[NEXT-RASUL]

Pada kesempatan ini hadir Juru Bicara Wakil Presiden HM Jusuf Kalla Husain Abdullah, pejabat Bank Mega Wilayah Sulsel Suhardi Hamid, Direktur Harian Ujungpandang Ekspres Buyung Maksum, Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Sulsel Pahir Halim, Ketua Masyarakat Pemantau Film (MPF) Sulsel AB Iwan Azis, Sekretaris MPF Sulsel Rusdin Tompo, pengusaha Firdaus Deppu, pengacara yang juga mantan Ketua KPU Sulsel Mappinawang, anggota DPRD Kota Makassar asal Partai NasDem Rudianto Lallo, dan para anggota komunitas Phoenam lainnya.

Aidir Amin Daud mengatakan, sangat berterima kasih atas respon tinggi terhadap bukunya ini.

“Ini spontanitas saja. Kebetulan saya ngopi di sini dan ada buku di mobil ya kita bagikan. Alhamdulillah, karena semua mau memilikinya,” ujar Aidir. (***)


div>