SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Bulukumba Defisit Anggaran Rp8 Miliar

Reporter:

Salahuddin

Editor:

Lukman

Minggu , 20 Mei 2018 19:00
Bulukumba Defisit Anggaran Rp8 Miliar

Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki. foto: salahuddin/rakyatsulsel.

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba 2018 mengalami defisit yang mencapai Rp8 miliar. Besaran kekurangan dana (defisit) pada APBD Pokok 2018 itu disebabkan lebih besar belanja daripada penerimaan.

Struktur APBD Pokok 2018 memang seperti itu, lebih besar belanja daripada pendapatan. Untuk mengatasi defisit anggaran Rp8 Miliar, Ketua DPRD Hamzah Pangki, meminta Pemkab Bulukumba mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Tidak ada ji masalah. Kecil ji itu (Rp8 miliar). Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, defisit mencapai Rp20 hingga 30 Miliar,” ungkap Hamzah Pangki, yang dihubungi wartawan, Minggu (20/5/2018).

Terkait hal itu, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, membenarkan defisit anggaran Rp8 miliar. Defisit anggaran terjadi karena perencanaan belanja yang lebih besar dibanding penerimaan. “Itu belum termasuk target pendapatan pajak dan retribusi yang tidak sesuai dengan rencana,” jelasnya.

Menurut Tomy, salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Bulukumba untuk mengatasi defisit anggaran adalah menggenjot sektor pendapatan. Hal lain yang dilakukan adalah menentukan prioritasi pembangunan yang lebih efektif dan efisien. (*)


div>