RABU , 15 AGUSTUS 2018

Bupati dan Wabub Takalar Pimpin Pembersihan Saluran Air di Pasar Sentral

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Senin , 25 Desember 2017 21:44
Bupati dan Wabub Takalar Pimpin Pembersihan Saluran Air di Pasar Sentral

Bupati Takalar Syamsari Kitta (pakai helm) saat memimpin pembersihan di Pasar Sentral, Senin (25/12).

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Bupati dan Wakil Bupati Takalar Syamsari Kitta dan Ahmad Daeng Se’re, turun langsung bergandengan memimpin pembersihan saluran air di kompleks Pasar Sentral Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Senin (25/12).

Melihat hal itu, masyarakat Takalar, Nurdin Daeng Tutu, mengatakan apa yang dilakukan Bupati dan wakil Bupati Takalar, betul-betul mau membangun Kabupaten Takalar. “Saya melihat Bupati dan Wakilnya, sudah tiga hari melakukan pembersihan pada got yang tersumbat yang mengakibatkan banjir,” ujarnya.

Syamsari Kitta dan Ahmad Daeng Se’re sendiri dilantik Jum’at (22/12) lalu. Meski hari libur, Bupati dan Wakil Bupati Takalar tetap menurunkan personel dari Dinas Lingkungan Hidup dan Ketanahan Pangan dan alat berat berupa scavator dari Dinas PU Takalar.

“Apa yang dilakukan Bupati Takalar, perlu diapresiasi dan pihak terkait agar bisa lebih intensif untuk melakukan pembersihan yang mengakibatkan banjir,” harap Nurdin.

Bupati Takalar, Syamsari Kitta mengatakan, saluran air dan sampah di sekitar pasar sentral harus tuntas dibersihkan karena selain menghambat jalannya air juga mengganggu pemandangan sekitar.

“Hari ini libur pun saya dan Pak Wabup, Sekda dan Pak Dandim memimpin pembersihan di Pasar Sentral, ini kita lakukan sebagai upaya membangun Takalar seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar, selain itu selama ini memang di sekitar Pasar Sentral saluran airnya sejak lama tak pernah mendapat perhatian baik itu sampah maupun lumpur yang menghambat jalannya air,” kata Syamsari Kitta.

Syamsari juga menekankan kepada semua element untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tetap sehat dan indah, terutama tidak boleh membuang sampah sembarang tempat karena itu dapat mengganggu lingkungan.

“Mari jaga lingkungan kita, jangan buang sampah sembarangan, demi kebaikan kita bersama, apalagi musim penghujan telah tiba jadi perlu dijaga lingkungan tetap bersih supaya tidak terjadi genangan air atau banjir,” harapnya. (*)


div>