SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Bupati Enrekang Imbau Petani Bawang Keluarkan Zakatnya

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 10 April 2017 15:59
Bupati Enrekang Imbau Petani Bawang Keluarkan Zakatnya

Bupati Enrekang, Muslimin Bando. foto: abd aziz taba/rakyatsulsel.

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Enrekang, H Muslimin Bando, mengimbau petani bawang yang sudah sukses panen berkali-kali untuk mengeluarkan zakat pertaniannya. Karena menurutnya, hasil pertanian seperti bawang yang tidak dikeluarkan akan dimintai pula pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Hal tersebut diutarakan Muslimin Bando sesaat setelah melantik Ketua dan Angota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang di Pendopo Rujab Bupati, Senin (10/4).

“Pira una mo tu u zakat hanya 2,5 persen,” tutur Muslimin Dalam bahasa lokal Enrekang di hadapan Ketua Asosiasi petani Bawang Kabupaten Enrekang Djajadi Silamma dan puluhan pejabat yang menghadiri pelantikan ketua dan anggota Baznas tersebut.

Bupati berlatar belakang guru ini, juga mengungkapkan, saat ini bank-bank yang ada di Enrekang menambung ratusan miliar uang petani bawang hasil panen selama ini.

Namun, menurut bupati untuk sementara hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ‘dipaksakan’ untuk mengeluarkan zakat berdasarkan Surat Keputusan (SK) bupati. Untuk masyarakat umum, seperti petani bawang diharapkan bisa mengeluarkan zakat pertaniaannya secara ikhlas tanpa paksaan ataupun ditakut-takuti.

Baznas Enrekang yang kini dipimpin Musrsyid Saleh Mallappa, saat ini sudah berhasil mengumpulkan sekira Rp4 miliar dari zakat PNS yang gajinya dipotong langsung masuk ke kas Baznas. Sebagian dana zakat yang terkupul tersebut sudah disalurkan sebagian ke masyarakat yang tergolong fakir miskin. (***)


div>