MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Bupati Geram, Beasiswa Mahasiswa Pangkep “Disunat”

Reporter:

Atho

Editor:

Lukman

Minggu , 05 Agustus 2018 10:45
Bupati Geram, Beasiswa Mahasiswa Pangkep “Disunat”

ILUSTRASI

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Program SPP gratis Pemerintah Kabupaten Pangkep dikeluhkan sejumlah mahasiswa penerima. Ini lantaran beasiswa yang sebelumnya berjumlah Rp2 juta per mahasiswa, terpotong Rp300 ribu dan tersisa Rp1,7 juta.

Terkait kisruh tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira, angkat bicara. Menurutnya tahun ini jumlah penerima beasiswa bertambah 400 orang sehingga pihaknya melakukan rasionalisasi, dengan harapan mampu mengakomodir seluruh mahasiswa.

“Dulu ada 4.097 penerima beasiswa, tetapi sekarang bertambah jadi 4.497, jadi tambahan penetima itu, kita coba akali dengan rasionalisasi, karena butuh dana tambahan sebesar Rp.1,4 miliar,” ungkap Idris Sira, Minggu (05/08).

Idris berharap rasionalisasi tersebut dapat dikonfirmasi secara pasti ke Dinas Pendidikan agar mahasiswa penerima dapat menerima penjelasan lebih detail.

“Kami harap mahasiswa bisa mengerti, karena pemotongan itu, merupaka pengalihan anggaran untuk mahasiswa sendiri,” tambahnya.

Terpisah Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid mengaku geram atas pemotongan beasiswa mahasiswa secara sepihak oleh Disdik Pangkep. Syamsuddin menilai apa yang dilakukan Disdik Pangkep tidak memiliki pedoman, dan melanggar SK Bupati.

“Ini program andalan Pemkab Pangkep. Seharusnya, Disdik selalu berpedoman pada SK yang telah ditetapkan, Saya juga sudah tegur Kadis untuk kembalikan uang yang sudah dipotong, semua harus sesuai dengan SK dan tidak lagi ambil kebijakan sepihak seperti itu,” ungkap Kabag Humas Pemkab Pangkep, Thamrin Thaba menirukan ucapan Syamsuddin.

Thamrin melanjutkan, jika Bupati menolak alasan Disdik, yang melakukan rasionalisasi karena jumlah penerima bertambah, menurutnya, Jika jumlah penerima bertambah, maka akan dikondisikan pada APBD Perubahan tahun ini.

“Pak bupati juga bilang, kesepakatan Perguruan tinggi dan Disdik adalah Rp 2 juta setiap mahasiswa, sebenarnya bantuan beasiswa ini akan ditambah nilainya di anggaran perubahan, manakala situasi memungkinkan,” ungkap Thamrin.

Lain Bupati, Lain dari Dewan Pengawas Pendidikan Kabupaten Pangkep. Rencananya Senin (06/08), Dewan Pendidikan akan menyikapi hal ini secara resmi. Termasuk menggelar rapat khusus membahas sejumlah polemik yang terjadi di Disdik, baik pemotongan beasiswa, hingga kasus OTT Pungli Tunjangan Dacil. (*)


div>