SENIN , 22 OKTOBER 2018

Bupati Iksan: Semoga Jeneponto Keluar dari Status Daerah Tertinggal

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 21 April 2016 14:29

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, membuka diskusi lanjutan kerja sama Pemda Jeneponto dengan BPPT. Kegiatan ini merupakan implementasi dari program yang telah disepakati beberapa bulan lalu saat kunjungan kepala BPPT di Kabupaten Jeneponto. 

Agenda kerjasama ini dalam bentuk diskusi program, dilaksanakan di ruang pola Kalabiran rujab Jeneponto, Kamis (21/4). Hadir dalam kegiatan ini, asisten II Ahmad, Kepala Bappeda Nur Alam Basir, kepala para kepala SKPD, dan stakeholder di bidang perikanan.

Dalam sambutanya, Bupati Iksan sangat mengapresiasi kegiatan lanjutan kerjasama dengan BPPT. Dia berharap tindaklanjut dari pelaksanaan program ini, nantinya dapat memberi nilai tambah bagi daerah dengan sentuhan teknologi pada beberapa produk unggulan Jeneponto.

Dia juga mengurai kepada tim BPPT bahwa saat ini Jeneponto masih dalam kategori daerah tertinggal di Sulsel. Namun dia yakini bahwa dengan melimpahnya pontensi SDA daerah, yang merupakan potensi unggulan seperti jagung, rumput laut, padi dan kedelai, akan meningkat produksinya jika disentuh dengan teknologi.

Iksan berharap, jika ini dapat diwujudkan, maka akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Jeneponto. Selain itu, katanta, akan menjadi target pemda Jeneponto untuk keluar dari daerah tertinggal pada tahun 2017.

Sementara itu Arif Arianto, Direktur Teknologi Pertanian BPPT mengatakan, tindak lanjut kegiatan ini diupayakan, untuk implementasi pelaksanaan program kerja sama. 

Dia juga mengatakan, untuk konkritnya kegiatan ini, diharap kepada pimpinan kepala SKPD terkait dengan program yang disepakati, agar duduk bersama membahas pelaksanaan program kegiatan berdasarkan hasil kerjasama.

Dalam laporannya Kepala Bappeda Nur Alam Basir mengatakan, kegiatan lanjutan kerjasama Pemda Jeneponto dengan BPPT akan membicarakan tindak lanjut program yang telah disepakati.


Tag
div>