SENIN , 18 DESEMBER 2017

Bupati Pangkep Resmikan Program Suami Sayang Istri

Reporter:

Atho Tola

Editor:

asharabdullah

Selasa , 14 November 2017 11:53
Bupati Pangkep Resmikan Program Suami Sayang Istri

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Pangkep dan former Program Gesit, Astri Aslah Tomo. ist

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Sebagai upaya menekan angka kematian dan kegagalan penanganan terhadap ibu hamil, Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Kesehatan meluncurkan program Gerakan Suami Sayang Istri (Gesit),.

Program Gesit tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid, bersama 39 program inovasi lainnya, usai upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (KKN) di Kantor Bupati Pangkep, Selasa (14/11).

Syamsuddin berharap, program tersebut nantinya dapat berjalan maksimal, tentunya diperuntukan untuk masyarakat, “Semoga ini bermanfaat bagi warga Pangkep,” ujarnya.

Terpisah, Former Program Gesit, Astri Aslah Tomo menjelaskan, program Gesit tersebut merupakan program yang ditujukan bagi para ibu hamil untuk mengedukasi para suami agar lebih memahami teknik penanganan terhadap ibu hamil, termasuk ajakan untuk mendonorkan darah, sebagai upaya meminimalisir kegawatan darurat kepada ibu hamil akibat kekurangan darah.

“Jadi program edukasi ini diperuntukan buat para suami, dimana diajak mendonorkan darahnya untuk ibu hamil, termasuk diajar cara pijatan pada payudara istri agar volume asi meningkat”, jelas Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Pangkep ini.

Tidak hanya itu, kata kata dia, program Gesit juga ikut mengajarkan cara pemanfaatan tumbuhan herbal seperti pohon kelor, yang diketahui mampu meningkatkan hemoglobin pada darah ibu hamil.

“Diharapkan dengan hadirnya program tersebut angka kematian pada ibu hamil akibat kehabisan darah dapat diantisipasi termasuk ikut mensukseskan program asi eksklusif pada anak,” jelasnya. (*)


div>