RABU , 17 OKTOBER 2018

Bupati Sidrap Himbau Waspadai Zoonosis

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 08 April 2016 16:55
Bupati Sidrap Himbau Waspadai Zoonosis

int

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM – Menyusul adanya kasus flu burung di Kabupaten Sidrap yang mengakibatkan kematian sekitar 26.931 unggas jenis bebek di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Baranti, Maritengngae, Watang Sidenreng dan Tellu Limpoe, Bupati Sidrap langsung memberikan instruksi kepada semua pihak untuk waspada dan bersama-sama melakukan tindakan pengendalian penyakit yang ditularkan hewan ke manusia (zoonosis).

Instruksi itu disampaikan melalui surat edaran Bupati Sidrap, nomor 400/1864/adm.Kesra tentang tindakan dan pengendalian penyakit zoonosis di Sidrap. Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi komisi daerah pengendalian zoonosis Kabupaten Sidrap tentang kasus flu burung yang terjadi saat ini.

Berdasarkan data yang diperoleh, dari total 26.931 jumlah kematian ternak itik warga itu tersebar di empat kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Baranti khususnya di Kelurahan Manisa 6.660 ekor dan Desa Tonrongnge 100 ekor. Kemudian di kecamatan Maritengngae berkisar 482 yang lokusnya di Desa Sereang. Hal sama juga terjadi di Kelurahan Kanyuara Kecamatan Watang Sidenreng. Disini juga ada kematian itik sekitar 9.057 ekor, Kelurahan Empagae 1.148 ekor dan Kelurahan Sidenreng 9.184 ekor. Sementara di Kecamatan Tellu Limpoe juga ada sekitar 300 ekor itik yang mati mendadak.

Belum lagi sudah ada 3 orang yang dikabarkan suspek penyakit flu burung di Kelurahan Kanyuara Kecamatan Watang Sidenreng. Mengingat hal itu, Bupati Sidrap, H Rusdi Masse langsung memberikan penegasan agar segera dilakukan penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang peningkatan kewaspadaan terhadapo wabah zoonosi melalui masjid dan sekolah.

Selain itu Rusdi Masse juga berharap segera dilakukan sosialisasi tentang zoonosis, melibatkan komunitas masyarakat, baik tokoh agama, tokoh adat, budayawan, LSM dan lainnya termasuk perguruan tinggi dalam pengendalian penyakit zoonosis ini.

“Yang tidak kalah penting meningkatkan koordinasi dan kerja sama lintas sektoral adalam rangka peningkatan kewaspadaan terhadap semua jenis wabah zoonosis,”tulis Rusdi Masse dalam surat edarannya.

Selain itu Rusdi juga berharap agar masyarakat yang memiliki hewan ternak peliharaan yang berpotensi menularkan zoonosis untuk segera mendapatkan vaksinasi dan pemusnahan hewan ternak yang dinyatakan posistif zoonosis.

“Segera laporkan semua hasil tindakan dan pengendalian zoonosis yang telah dilakukan,” tandasnya.


Tag
  • flu burung
  •  
    div>