SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Bupati Takalar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Reporter:

Supahrin Tiro

Editor:

asharabdullah

Senin , 14 Mei 2018 18:48
Bupati Takalar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Bupati Takalar, Syamsari membuka dan menutup pelatihan berbasis kompetensi UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Takalar Dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BLK MakassarTahun Anggaran 2018 di Kantor BLK Takalar, Senin (14/5). Foto: Supahrin/RakyatSulsel

TAKALAR, RAKYATSULSEL. COM – Bupati Takalar, Syamsari Kitta membuka dan menutup pelatihan berbasis kompetensi UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Takalar Dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BLK MakassarTahun Anggaran 2018 di Kantor BLK Takalar, Senin (14/5).

Syamsari mengatakan, melalui pelatihan berbasis kompetensi ini para peserta betul-betul memahami keterampilan masing-masing sehingga kedepannya keahlian masing-masing dapat dipergunakan baik dalam kabupaten takalar maupun luar daerah Takalar, bahkan pula luar negeri.

“Melalui proses pelatihan ini kalian dapat mengasah bakat atau ilmu kalian secara mendalam agar nantinya bila kalian keluar mencari kerja kompetensi individu kalian sesusai dengan standar yang dipersyaratkan atau di cari oleh para perusahaan,” ujarnya.

Syamsari berharap, ilmu yang didapat atau diasah pada pelatihan ini nantinya dapat berguna untuk para peserta terkhusus bagi orang banyak nantinya.

Kepala BLK Takalar, Kahar dalam laporannya menjelaskan bahwa pembukaan pelatihan ini terdiri atas 7 paket pilihan diantaranya Kejuruan menjahit Ak 3 dan 4, Kejuruan listrik Ak 3 dan 4,Kejuruan otomotif ak 2 dan 3,Kejuruan Komputer Ak 4 dengan jumlah peserta 112 orang.

Dan Penutupan pelatihan terdiri dari 8 paket pelatihan diantaranya Kejuruan menjahit Ak 1 dan 2, Kejuruan listrik Ak 1 dan 2, Kejuruan otomotif ak 1, Kejuruan Komputer Ak 1,2,3 dengan jumlah peserta sebanyak 226 orang.

“Maksud dan tujuan dilaksanakannya pelatihan ini untuk peningkatan kompetensi para pencari kerja sesuai bidang keahlian masing-masing, memperbaiki kompetensi individu sesuai standar yang dioersyaratkan, serta peningkatan kompetensi kewirausahaan bagi pencari kerja yang berminat pada sektor usaha mandir,” jelasnya. (*)


div>