SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Buruh Pekerja PT Nur Jaya Tuntut Gaji Segera Dibayarkan

Reporter:

Irsal

Editor:

Lukman

Jumat , 02 Maret 2018 19:00
Buruh Pekerja PT Nur Jaya Tuntut Gaji Segera Dibayarkan

ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proyek pengerjaan pemancangan tiang Dermaga Korido di Biak kini terbengkalai.

Pelaksana kegiatan dari perusahaan Tobe Indah yang merupaka salah satu perusahaan dibawah naungan PT Nur Jaya menghentikan kegiatan tersebut tampa alasan yang jelas. Hal tersebut tentu menimbulkan kerugian.

Diketahui perusahaan ini erat kaitannya dengan PT Nur Jaya selaku perusahaan yang bermasalah lantaran pernah menangani hanggar Bandara Internasional Hasanuddin yang roboh.

Dari informasi yang dihimpun, salah satu pekerja dermaga asal Makassar, Sainal, mengaku sangat menyayangkan sikap perusahaan. Pasalnya selain proyek tersebut dihentikan, tenaga kerja tidak diberikan upahnya oleh pihak PT Nur Jaya.

“Aih dihentikanki pekerjaannya pak. Jangangkan hasil kegiatan, gaji atau upah para pekerja saja tidak dibayarkan,” ujarnya.

Dia melanjutkan, sebagai pekerja, dia hanya ingin menuntut haknya sebagai pekerja.

“Kami selaku pekerja berhak mendapatkan hak kami selama bekerja. Banyak pekerja yang tidak dibayarkan upahnya. Pihak perusahaan hanya janji dan upah yang dijanjikan untuk dibayarkan tidak seauai dengan pekerjaan. Di sana kita juga lembur, bagaimanami itu. Upah harian saja tidak dibayarkan,” keluhnya.

Sainal mengaku, ia mulai berangkat ke biak 27 November 2017 hingga bekerja selama 52 hari.

“Kami harap bisa dibayarkan upah kami. Soal pekerjaan, pihak perusahaan yang menghentikan. Kami hanya menuntut hasil keringat selama bekerja,” kata Saenal yang juga mengaku kalau pihak perusahaan sudah menjanj-janji selama sebulan akan membayar sisa upah dan lembur.

Ditambahkan pula, salah satu mandor yang enggan menyebut namanya, kalau pihak perusahaan selalu melakukan tindakan seperti ini, maka pekerjaan tidak akan kelar-kelar.

“Banyak pekerja yang mengeluh soal pengupahan di bawah naungan perusahaan Nur Jaya. Soal upah yang belum dibayarkan sudah berulang kali juga saya dijanjikan,” katanya.

Sementara pimpinan PT Nur Jaya, Johanis yang dikonfirmasi, membenarkan adanya pekerjaan Dermaga Korido yang belum rampung.

“Iya benar ada. Tapi ini sudah tidak dilanjutkan,” bebernya saat dikonfirmasi, Jumat (2/3).

Selain itu, Johanis pun mengaku dan siap membayar upah pekerja yang belum dibayarkan.

“Kalau soal pembayaran upah tentu akan dibayarkan. Kalau ada pekerja yang tidak dibayarkan datang ke kantor,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun, proyek itu kini masih berlangsung hanya saja sudah dikerjakan oleh pekerja lain dari Serui dengan peralatan yang baru. (*)


Tag
  • PT Nur Jaya
  •  
    div>