RABU , 21 NOVEMBER 2018

Butuh Pekerjaan, Disnaker Akan Gelar Job Fair

Reporter:

Arman

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 26 September 2018 16:22
Butuh Pekerjaan, Disnaker Akan Gelar Job Fair

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Makassar kembali menggelar job fair di awal Oktober. Setelah berhasil menyerap hampir 70 persen tenaga kerja dari 4000 kesempatan kerja yang dibuka pada Job Fair Mei lalu di Hotel Swiss Bell Panakkukang.

Rencananya, kegiatan tersebut bakal diselenggarakan di Hotel Sheraton, Jalan Andi Djemma, selama dua hari, yaitu 8-9 Oktober 2018 mendatang.

Kepala Bidang Penempatan Kerja, Andi Rahmat mengatakan, setidaknya ada 5.000 kesempatan kerja yang akan dibuka dari 50 perusahaan yang ikut bepartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Target kita ada sekitar 5.000 kesempatan kerja yang terbuka pada job fair nanti, mudah-mudahan 20 persen bisa terserap masuk bekerja di perusahaan,” kata Rahmat, Rabu (26/9).

Kata Rahmat, saat ini sudah ada 50 perusahaan menyatakan siap berpastisipasi, diantara perusahaan yakni dari sektor jasa perhotelan, keuangan dan perbankan. Namun diakui bahwa jumlah itu masih bisa bertambah, sebab sudah ada lebih dari 70 perusahaan yang mendaftar yang harus dievaluasi.

Lebih jauh ia mengatakan, setiap perusahaan yang ingin berpartisipasi dalam job fair ini wajib mencantumkan berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Sehingga, penyerapan tenaga kerja bisa lebih maksimal.

“Perusahaan yang ikut di job fair harus menyebutkan berapa jumlah lowongan yang diterima dan berapa jumlah kategori lowongan yang dibutuhkan serta kategori apa saja yang dia butuhkan, itu yang harus dicantumkan kalau ikut,” ungkapnya.

Rahmat berharap kegiatan ini paling tidak bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Kota Makassar yang mencapai 64 ribu lebih penganggur berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS) Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu sarjana baru (fresh Graduate) agar cepat terserap dalam dunia kerja. Makanya itu, salah satu fungsi pemerintah adalah mempertemukan antara perusahaan dengan pencari kerja.

“Inikan untuk mempermudah masyarakat biar tidak pusing-pusing lagi cari kerja kesana kemari, jadi mereka cukup bawa CV dan berkas lainnya masukkan ke perusahaan yang mereka mau. Saya juga berharap agar sarjana baru ini harus cepat mendaftar biar tidak terlalu lama ijazahnya di simpan di rumah, manfaatkan itu biar bisa terserap di perusahaan,” terangnya. (*)


div>