KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Cakka Imbau Warga Luwu Aktif Ikuti Coklit

Reporter:

Jepi

Editor:

Lukman

Kamis , 01 Februari 2018 22:45
Cakka Imbau Warga Luwu Aktif Ikuti Coklit

Bupati Luwu Andi Mudzakkar saat didatangi petugas coklit di Bukit Limpujang, Kamis (1/2).

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu melalui petugas pemuktahiran daftar pemilih (PPDP) mendatangi Rumah Jabatan Bupati Luwu Andi Mudzakkar di Bukit Limpujang, Kamis (1/2).

Kedatangan rombongan KPU Luwu untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih Andi Mudzakkar bersama keluarga.

Dari hasil coklit tersebut tercatat di keluarga Andi Mudzakkar yang menggunakan hak pilihnya yakni, Andi Mudzakkar bersama istri Andi Tenrikarta serra tiga orang anaknya yakni Andi Afiatry, Andi Ahfad dan Andi Adnan. Sementara bungsu yakni Andi Azigha belum bisa memilih karena usianya yang baru 14 tahun.

“Coklit ini sangat penting untuk mencocokkan data pemilih dengan DP4 yang sudah ada dari dukcapil, saya juga tadi sempat uji beberapa pemeilih dirumah apakah sudah dicoklit. Ternyata mereka sudah pernah didatangi petugas pemuktahiran daftar pemilih,” ujar Andi Mudzakkar usai dicoklit.

Selain itu, Cakka–sapaan akrab Andi Mudzakkar, meminta kepada masyarakat Luwu untuk aktif mengikuti coklit. “Bagi yang belum didatangi agar aktif, datangi kantor desa cari tahu siapa petugasnya utnuk mendata. Sebab sangat penting untuk kita menyalurkan hak pilih dengan ikut terdata sebagai pemilih,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam coklit serentak ini melibatkan 2972 penyelenggara termasuk Komisioner KPU Luwu, Sekretariat KPU Luwu, PPK, PPS, dan PPDP se Kabupaten Luwu, Coklit serentak ini akan digelar selama 1 bulan, mulai 20 Januari-18 Februari 2018.

Anggota KPU Luwu, Zulkifli mengharapkan agar pelaksanaan Coklit Serentak ini berjalan dengan sukses. Karena menurutnya suksesnya pelaksanaan Pilkada dan Pilgub tahun ini tergantung pada kualitas pelaksanaan Coklit.

“Kita memiliki kewajiban agar seluruh warga negara yang memiliki hak pilih, tercatat dalam daftar pemilih. Pelaksanaan Coklit harus sesuai dengan bimtek yang telah diberikan kepada seluruh PPK, PPS dan PPDP,” ujarnya.

Komisioner KPU Luwu, Divisi Program Perencanaan dan Data, Zulkifli, mengatakan bahwa harus mencatat pemilih yang sudah memenuhi syarat dan yang belum memenuhi syarat, selain itu juga harus mencatat pemilih disabilitas.

“Kami harap agar petugas PPDP menjaga integritas saat pelaksanaan Coklit,” jelasnya. (*)


div>